Pengaruh Cuaca, Pesawat Smart Air Tergelincir di Kenyam Papua Pegunungan

Jumat, 4 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat Smart Air tergelincir di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Jumat (4/8/2023).

Pesawat Smart Air tergelincir di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Jumat (4/8/2023).

NDUGA – Pesawat Smart Air PK-SNB dikabarkan tergelincir di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Jumat (4/8/2023).

Informasi yang dihimpun GaleriPapua.com, pukul 09.30 WIT, pesawat tersebut memasuki wilayah Kenyam.

Sementara sekitar pukul 09.35 WIT, saat hendak mendarat, pesawat mendadak tergelincir ke arah samping landasan Bandara Kenyam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav Herman Taryaman, ketika dikonfirmasi membenarkan insiden peristiwa tersebut.

“Bahwa benar adanya pesawat Smart Air tergelincir di Bandara Kenyam, kejadian sekitar pkl 09.38 WIT,” ujar Herman dalam keterangan tertulis yang dikirim via WhatsApp.

Baca Juga :  Seorang Warga Sipil Ditembak OTK di Kabupaten Puncak

Herman menjelaskan, pesawat Smart Air tersebut tergelincir akibat pengaruh cuaca yang mengganggu medan pendaratan.

“Pesawat Smart Air tergelincir diakibatkan karena medan pendaratan yang mengalami gangguan akibat pengaruh cuaca,” jelas dia.

Lebih lanjut Herman menyampaikan bahwa ketika insiden tersebut terjadi, operasional penerbangan di Bandara Kenyam sempat ditutup.

Baca Juga :  Jumlah Anggota KKB Tewas di Pegunungan Bintang Bertambah Jadi 5 Orang

Akan tetapi saat ini, penerbangan telah kembali dibuka setelah pesawat Smart Air yang tergelincir ditarik ke Apron.

“Saat ini, pesawat sudah bisa ditarik ke Apron dan bandara dapat difungsikan kembali,” tuturnya.

Dikatakan juga bahwa pesawat Smart Air tersebut melakukan penerbangan dalam misi sosial kemanusiaan.

Sebagai informasi, tidak ada korban dalam insiden tersebut. Sementara pesawat itu dipiloti oleh Herland Rumpoko. Sedangkan Aris Kurniawan sebagai Engineer.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:00 WIT

Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:41 WIT

MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:21 WIT

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Berita Terbaru