1 Anggota KSTP Tewas Ditembak saat Serang Pos TNI di Intan Jaya

Endy Langobelen

Selasa, 23 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat TNI usai melaksanakan penyisiran kontak tembak di Intan Jaya, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Aparat TNI usai melaksanakan penyisiran kontak tembak di Intan Jaya, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

INTAN JAYA – Seorang anggota kelompok separatis teroris Papua (KSTP) atau kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau yang disebut juga TPNPB-OPM, tewas ditembak aparat TNI di Intan Jaya, Papua Tengah, Selasa (23/1/2024).

Berdasarkan siaran pers yang diterima Galeripapua.com, Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa, mengungkapkan anggota KSTP yang tewas terkena tembakan atas nama Melkias Matani.

Adapun kronologi yang disampaikan bahwa pada pukul 9.30 sampai dengan 10.11 WIT telah terjadi gangguan keamanan yang dilakukan oleh KSTP terhadap Pos Satgas 330/TD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KSTP menembak sebanyak 4 kali dari arah pemukiman masyarakat yang berjarak sekitar 200 meter dari pos.

Anggota TNI pun melakukan tembakan balasan dengan gencar sehingga terjadi kontak tembak dan selanjutnya terpantau KSTP melarikan diri ke arah Gereja Pastoran dengan menyeret salah satu anggotanya yang terkena tembakan.

Baca Juga :  3 Warga Tewas Tertembak di Puncak Jaya, Masyarakat Geram Bakar Sejumlah Kendaraan

Suriastawa mengatakan, berdasarkan informasi dari informan orang dalam KSTP yang dapat dipercaya, diketahui salah satu anggota KSTP yang melakukan penyerangan Pos TNI tersebut terkena tembakan dan meninggal dunia atas nama Melkias Matani.

Sementara perintah dari seorang Yoswa Maiseni sebagai Komandan Perang Batalyon Wabu, agar anggotanya segera menghilangkan jejak dari pengejaran aparat TNI-Polri dengan membakar rumah warga.

“Informasi dari laporan di lapangan menyatakan demikian, satu KSTP atas nama Melkias Matani meninggal dunia dan dibawa lari anggota KSTP lainnya,” ujar Suriastawa.

“Saat ini, kita aparat yang di lapangan telah mengantisipasi dengan meningkatkan kesiapsiagaan, jangan sampai aksi bakar-bakar terhadap fasilitas umum dilakukan KSTP,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kapen Suriastawa menuturkan bahwa teror KSTP ini bukan yang pertama dilakukan. Aksi teror ini, ungkap dia, merupakan rangkaian beberapa peristiwa gangguan dan teror yang dilakukan KSTP.

Baca Juga :  Pesona Family Fashion Show dan Papua Plus Size di Panggung TIFA 2024

“Sebelumnya KSTP telah menyerang Satgas Damai Cartenz di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Jumat (19/1/2024), yang mengakibatkan Bripda Alfando Steve Karamoy Gugur sebagai Kusuma bangsa,” ujar Suriastawa.

“Setelah serangan tersebut, KSTP kembali melakukan aksi terornya. KKB telah membakar rumah dinas anggota DPRD Intan Jaya hingga meneror warga sipil. Aksi pembakaran tersebut dilakukan di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Sabtu (20/1/2024). KKB juga meneror warga sipil hingga membuat mereka ketakutan dan mengungsi,” kata Suriastawa menambahkan.

Kemudian, lanjutnya, pada Senin (22/1/2024) dilakukan operasi penindakan di Distrik Sugapa, Intan Jaya, terhadap KSTP, kelompok Yoswa Maisani, hingga tiga anggota KSTP bernama Oni Kobagau, Jaringan Belau, dan Agustia, tertembak meninggal dunia.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika
Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Rabu, 15 April 2026 - 20:29 WIT

Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP

Rabu, 15 April 2026 - 19:26 WIT

Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:45 WIT

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT