Laga Panas Papua Barat Daya VS Papua Pegunungan, Skor Imbang 1-1

Endy Langobelen

Jumat, 26 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya kontra Papua Pegunungan dalam lanjutan babak kualifikasi PON XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024 bagi empat Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Raya di Stadion Wania Imipi, Mimika, Papua Tengah, Jumat (26/1/2024). (Foto: Istimewa)

Papua Barat Daya kontra Papua Pegunungan dalam lanjutan babak kualifikasi PON XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024 bagi empat Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Raya di Stadion Wania Imipi, Mimika, Papua Tengah, Jumat (26/1/2024). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Tim sepakbola putra Papua Barat Daya menahan imbang Papua Pegunungan 1-1 dalam lanjutan babak kualifikasi PON XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024 bagi empat Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Raya yang berlangsung di Stadion Wania Imipi, Mimika, Papua Tengah, Jumat (26/1/2024).

Pada babak pertama pertadingan, kedua tim saling membalas serangan. Meski beberapa kali Papua Pegunungan menguasai pertadingan, rupanya pertahanan Papua Barat Daya terbilang cukup ketat.

Papua Barat Daya pun berusaha melakukan serangan balik. Namun, terus dihalau. Peluang demi peluang belum juga membuahkan hasil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gol tim Papua Pegunungan baru dapat tercipta di menit injury time oleh Tirie Adriano Manuri (7). Skor pun berubah menjadi 0-1 hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, kedua tim kembali beradu serangan. Pelanggaran sempat dilakukan pemain Papua Barat Daya nomor punggung 6 hingga wasit pun mengeluarkan kartu kuning.

Tensi pertandingan yang panas membuat wasit mengeluarkan kartu kuning terhadap Asisten Pelatih Papua Barat Daya lantaran melakukan protes.

Baca Juga :  Antusias Mimika Jadi Tuan Rumah Liga 3 Zona Papua, Jacob: Jangan di Jayapura Terus

Sementara di menit ke-60, bola umpan dari sisi kanan berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Diego Armando Molibela (7), pemain dari Papua Barat Daya. Gol pun tercipta dan menjadikan skor imbang 1-1.

Laga panas terus berlangsung hingga membuat pemain Papua Pegunungan melakukan pelanggaran dan wasit kembali mengeluarkan kartu kuning kepada pencetak gol Tirie Adriano Manuri (7).

Di menit-menit akhir pertadingan, pelanggaran kembali terjadi dari pemain Papua Pegunungan, kartu kuning kembali dikeluarkan wasit kepada Niel Wandik (18).

Hingga peluit panjang berbunyi, tanda babak kedua berakhir, skor tetap imbang 1-1.

Pelatih Putra Papua Barat Daya, Valdo Tutahaunewa, menyampaikan bahwa pertadingan ini berjalan sangat baik. Kedua tim bermain sangat konsisten dengan saling menyerang dan mempertahankan posisi.

“Kami tahu bahwa Provinsi Pegunungan ini pakai pemain dari liga 3 kemarin. Pemainnya sudah latihan cukup lama sekitar 1 tahunan,” kata Valdo usai laga.

Bagi Valdo, klubnya dapat mengimbangi permainan tim Papua Pegunungan merupakan sesuatu yang sangat luar biasa.

Baca Juga :  Siapkan Kekuatan Penuh, SMAN 3 Kokonao Yakin Menang atas SMA Taruna di Final Kapolda Cup II

“Kami merasa hasil pertandingan sudah puas dengan hasil draw,” ujarnya.

Kapten tim Papua Barat Daya, Aronsius Beni Bara (28) merasa senang meskipun hanya beberapa temannya yang memiliki pengalaman mengikuti turnamen di mana-mana.

“Meski sebagian besar ada yang diseleksi dan punya pengalaman kurang, namun dengan semangat juang, kita sama-sama bisa imbangi permainan Papua Pegunungan yang merupakan pemain liga,” katanya.

Sementara Pelatih Kepala Papua Pegunungan, Sahala Sarage, mengatakan bahwa kedua tim sudah berjuang saling jual beli serangan, meski pertandingan berlangsung begitu panas.

“Saya pikir pertandingan draw ini cukup bagus untuk kedua tim, tapi sedikit kerugian bagi kita karena tugas dipertadingan terakhir melawan Papua Tengah harus bekerja keras untuk memenangkan pertandingan,” terangnya.

Mewakili pemain Papua Pegunungan, Marsello M. Buara (19) mengucap syukur kepada Tuhan karena telah bermain dengan baik dan mendapatkan hasil yang juga baik.

“Nanti kita evaluasi lagi di latihan, supaya pertandingan terakhir melawan Papua Tengah bisa mendapatkan hasil dengan baik,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Turnamen Kapolda Cup II Resmi Ditutup, SMAN 3 Kokonao Bawa Pulang Trofi
SMAN 3 Kokonao Juara Kapolda Cup Season II Usai Bantai SMA Taruna 3-0
SMA YPPGI Mimika Juara 3 Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II
Siapkan Kekuatan Penuh, SMAN 3 Kokonao Yakin Menang atas SMA Taruna di Final Kapolda Cup II
SMA Taruna Optimis Hadapi Laga Final Kapolda Cup II 2026
Batalyon B Pelopor Timika Juara Internal Polri Kapolda Cup II Usai Tekuk Pas 3 Pelopor 2-0
Tekuk Polsek Miru 3-1, Tim Panpel Sabet Juara 3 Turnamen Internal Polri Kapolda Cup II
SMAN 3 Kokonao ke Final Kapolda Cup Season II Usai Kalahkan SMK Harapan 3-0

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:34 WIT

Turnamen Kapolda Cup II Resmi Ditutup, SMAN 3 Kokonao Bawa Pulang Trofi

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:28 WIT

SMAN 3 Kokonao Juara Kapolda Cup Season II Usai Bantai SMA Taruna 3-0

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:55 WIT

SMA YPPGI Mimika Juara 3 Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:49 WIT

Siapkan Kekuatan Penuh, SMAN 3 Kokonao Yakin Menang atas SMA Taruna di Final Kapolda Cup II

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:01 WIT

SMA Taruna Optimis Hadapi Laga Final Kapolda Cup II 2026

Berita Terbaru

FGD - Peserta berfoto bersama usai Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta di Kota Jayapura di tengah tingginya angka kasus dan masih kuatnya stigma terhadap pasien. Galeripapua/Ikbal Asra

Pemerintahan

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:18 WIT

Kesehatan - Peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta, pengurangan stigma terhadap pasien, serta penguatan kolaborasi lintas sektor di Kota Jayapura. Galeripapua/ Ikbal Asra

Kesehatan

LKC Dompet Dhuafa Papua Gelar FGD Bahas Eliminasi Kusta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:26 WIT