KKB Lakukan Penyerangan di Puncak, 2 Warga Sipil Tertembak

Endy Langobelen

Selasa, 9 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga sipil menjadi korban penembakan KKB di Puncak, Papua Tengah, Selasa (9/4/2024). (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024)

Seorang warga sipil menjadi korban penembakan KKB di Puncak, Papua Tengah, Selasa (9/4/2024). (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024)

PUNCAK – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua melakukan aksi penyerangan di Kampung Jago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (9/4/2024).

Dalam siaran pers yang dirilis Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, disampaikan bahwa penyerangan dilakukan tepat di kios jembatan Yesey Marsey sekitar pukul 14.52 WIT.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, menyebut dua orang menjadi korban dalam serangan tersebut.

“Korban bernama Pampang mengalami luka tembak pada bagian kepala sebelah kanan dan saat ini, dalam kondisi kritis di RSUD Ilaga. Sementara, satu warga asli Papua bernama Nortinus mengalami luka akibat rekoset peluru pada pinggang sebelah kiri dan kondisinya stabil setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD Ilaga,” ujar Bayu.

Sampai saat ini, lanjut Bayu, pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan tersebut.

“Kami masih terus melakukan penyelidikan intensif dengan melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti terkait serta melakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan,” kata Bayu.

Baca Juga :  TPNPB-OPM Tolak Pembangunan Investasi Ilegal di Tanah Papua

Di samping itu, Kaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyayangkan aksi KKB yang terus memberi teror kepada masyarakat.

“Kami sangat menyayangkan insiden penembakan yang dilakukan oleh KKB terhadap warga sipil dan aparat. Tindakan ini tidak dapat dibenarkan. Kami berkomitmen untuk terus melakukan upaya penegakan hukum serta menangkap para pelaku,” pungkas Faizal.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Kwamki Narama Berakhir, Dua Kubu Resmi Berdamai
Perdamaian Konflik di Kwamki Narama Mimika Ditunda
Ratusan Pencaker di Mimika Laporkan Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja
Kriminalitas di Mimika Meningkat, Miras dan Narkoba Jadi Pemicu Utama
Uji DNA Disiapkan Ungkap Identitas Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah Mimika
Polisi Buru Pelaku Pecah Kaca Mobil di Mimika
Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:54 WIT

Konflik Kwamki Narama Berakhir, Dua Kubu Resmi Berdamai

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:50 WIT

Perdamaian Konflik di Kwamki Narama Mimika Ditunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:45 WIT

Ratusan Pencaker di Mimika Laporkan Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:16 WIT

Kriminalitas di Mimika Meningkat, Miras dan Narkoba Jadi Pemicu Utama

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:10 WIT

Uji DNA Disiapkan Ungkap Identitas Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah Mimika

Berita Terbaru