Meski Sudah Direhab, Pasar Tradisional Mapurujaya Belum Difungsikan

Ahmad

Selasa, 4 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Pasar Tradisional Mapurujaya usai direhab. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Kondisi Pasar Tradisional Mapurujaya usai direhab. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Bangunan Pasar Tradisional Mapurujaya hingga kini belum difungsikan meskipun Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sudah merehabnya sesuai permintaan masyarakat khususnya pedagang-pedagang mama-mama Orang Asli Papua (OAP) di Distrik Mimika Timur.

Pantauan media ini di Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Selasa (4/6/2024), bangunan yang lokasinya sangat jauh dari pusat kota Kabupaten Mimika itu sepi dan belum ada satupun pedagang yang menempati pasar tersebut.

Kemudian, halaman dari pasar tersebut yang sudah ditimbun oleh pemerintah kini tumbuh rerumputan.

Di lokasi pasar, tak ada seorangpun warga yang bisa ditemui di lokasi untuk dimintai keterangan, begitupun Kepala Distrik Mimika Timur.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Mimika, Petrus Pali Ambaa menjelaskan, usulan dari masyarakat setempat dan pemerintah distrik pada tahun lalu telah dikabulkan.

Kendati demikian, setelah direhab aktivitas ekonomi di kawasan tersebut belum terlihat.

Padahal, kata Petrus kemudian, setelah pasar direhab, pihaknya sudah menyerahkan kunci kepada pemerintah Distrik Mimika Timur untuk mengambil alih pasar tradisional itu.

Baca Juga :  Dari Jalan Cenderawasih, Mimika Car Free Day Jadi Event Akhir Pekan

“Ada strategi kami ke depan yaitu mengelar pasar obral setiap Minggu disana, mudah-mudahan bisa berhasil,” kata Petrus saat ditemui, Senin (3/6/2024) kemarin.

Ia menyatakan rencana itu akan dibahas bersama Pemerintah Distrik Mimika Timur setelah aktifnya pasar obral Mingguan di Pasar Sentral Timika.

Petrus menyebut, rencana itu juga merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menghidupkan kembali Pasar Tradisional Mapurujaya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHLS Gelar Bazaar di SAGA Waena, Tawarkan 15 Ribu Perkakas Rumah Tangga
Defisit Rp600 Miliar Mengintai, Mimika Percepat Diversifikasi Ekonomi
Menuju Penerapan Perda Perlindungan UMKM OAP, Pemkab Mimika Mulai Lakukan Sosialisasi
Lonjakan Harga Plastik Tekan Usaha di Mimika
Bupati Mimika Pastikan Stok LPG Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying
Menteri Koperasi Resmikan Koperasi Merah Putih Atuka, Siap Jadi Model Nasional
Koperasi Merah Putih Atuka, Simbol Kehadiran Negara di Pesisir Mimika
Koperasi Merah Putih Atuka Jadi Pilot Project Penguatan Ekonomi Pesisir Mimika

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:21 WIT

IHLS Gelar Bazaar di SAGA Waena, Tawarkan 15 Ribu Perkakas Rumah Tangga

Selasa, 21 April 2026 - 22:32 WIT

Defisit Rp600 Miliar Mengintai, Mimika Percepat Diversifikasi Ekonomi

Senin, 13 April 2026 - 14:17 WIT

Menuju Penerapan Perda Perlindungan UMKM OAP, Pemkab Mimika Mulai Lakukan Sosialisasi

Minggu, 12 April 2026 - 06:37 WIT

Lonjakan Harga Plastik Tekan Usaha di Mimika

Sabtu, 11 April 2026 - 12:46 WIT

Bupati Mimika Pastikan Stok LPG Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT