Pasca Tembak TNI di Yahukimo, TPNPB-OPM Keluarkan Pesan untuk OAP

Endy Langobelen

Sabtu, 8 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

YAHUKIMO – Sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM), Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo, mengakui telah menembak anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (6/6/2024).

Berdasarkan siaran pers yang diterbitkan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, dijelaskan bahwa aksi kontak tembak itu berlangsung dari siang hari sekitar pukul 13.00 hingga malam pukul 20.00 WIT di empat titik, yakin di Kilometer 2, arah menuju Kali Biru, wilayah Logbon, dan di sekitar Bandara Dekai, Ibu Kota Kabupaten Yahukimo.

Sebby Sambom selaku Juru Bicara TPNPB-OPM menyebut satu anggota TNI menjadi korban dalam aksi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo telah berhasil menembak seorang anggota Tentara Indonesia asal Papua hingga kritis dan sedang dalam perawatan medis di RSUD Dekai, yang masih berada dalam wilayah operasi pasukan khusus TPNPB Kodap XVI Yahukimo,” tutur Sebby.

Berkaitan dengan aksi ini, TPNPB juga turut mengeluarkan pesan kepada seluruh masyarakat Orang Asli Papua (OAP) agar berhati-hati dengan politik adu domba yang menurut mereka sedang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia kepada OAP melalui penerimaan anggota TNI-Polri.

Baca Juga :  CCTV Ungkap Pelaku Pembuang Bayi di Tong Sampah RSUD Mimika

“Seluruh rakyat Papua harus sadar dengan adanya penerimaan TNI-Polri yang dikhususkan untuk orang Papua itu sama saja dengan mengadu-dombakan kita sesama orang Papua untuk saling membunuh, ini sama saja pemusnahan etnis sesama Papua,” tegas Sebby.

Ia pun menguatkan argumentasinya dengan mempertanyakan mengapa hanya OAP yang difokuskan menjadi anggota TNI-Polri sedangkan bidang eksekutif, legislatif dan yudikatif diambil alih non-OAP.

“Apakah hanya orang Papua yang harus menjadi TNI-Polri sedangkan di bidang pemerintahan, legislatif, dan yudikatif sedang diambil alih oleh orang imigran indonesia. Ini yang harus semua rakyat Papua sadar dan melakukan perlawanan untuk menuju kepada kemerdekaan Papua Barat,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Bayu Suseno, melalui keterangan tertulisnya mengungkapkan bahwa seorang anggota TNI tertembak sekitar pukul 18.20 WIT di Jalan Seradala, Kilometer 2, Distrik Dekai.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Mimika

“Dapat kami sampaikan bahwa dari penyerangan yang dilakukan oleh KKB Kodap XVI Yahukimo ini, mengakibatkan satu anggota Kodim 1715/Yahukimo atas nama Pratu Rajami Uhio mengalami luka tembak pada paha sebelah kiri,” ungkapnya.

Bayu menjelaskan, pada saat itu, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 wilayah Yahukimo mendapatkan informasi melalui radio HT Polres Yahukimo bahwa telah terdengar suara tembakan oleh KKB dari arah Jalan Seradala yang mengakibatkan Pratu Rajami Uhio mengalami luka tembak pada paha sebelah kiri.

“Setelah mendapat laporan tersebut, tim kami dari Satgas Ops Damai Cartenz-2024 wilayah Yahukimo langsung merespons dengan bergerak cepat mendatangi TKP penembakan tersebut,” kata Bayu.

Dikatakan korban Pratu Rajami Uhio telah berada di Rumah Sakit Dekai Yahukimo untuk mendapatkan perawatan medis.

“Satgas Ops Damai Cartenz-2024 akan melakukan langkah-langkah penindakan yang tegas dan terukur terhadap KKB, pelaku penembakan ini,” tegas Bayu menutup.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:33 WIT

Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:47 WIT

Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Berita Terbaru