Anggota Brimob Diduga Tembak Mati Warga Sipil di Yahukimo

Endy Langobelen

Kamis, 22 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat melakukan olah TKP pasca penembakan terhadap dua orang warga di Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

Aparat melakukan olah TKP pasca penembakan terhadap dua orang warga di Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

YAHUKIMO – Aparat anggota Brimob diduga telah menembak mati seorang warga di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Selasa (20/8/2024) malam.

Penembakan itu terjadi menyusul adanya gangguan tembakan dari arah pasar lama ke arah Mako polres Yahukimo, Jalan Jendral Sudirman, Distrik Dekai.

Kronologi Peristiwa Penembakan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, menjelaskan bahwa pada Selasa malam sekitar pukul 21.00 WIT, terdengar bunyi letusan senajata api.

    “Bunyi letusan senjata api sebanyak 1 kali dari arah pasar lama ke arah Mako Polres Yahukimo. Dari kejadian tersebut, penjagaan Polres Yahukimo membunyikan lonceng stelling dan menginformasikan ke jajaran melalui HT,” jelas Benny dalam siaran pers yang diterima Galeripapua.com, Kamis (22/8/2024) siang.

    Alhasil, kata Benny, personel gabungan dari Polres Yahukimo, Brimob Yon D, dan Satgas Damai Cartenz pun melakukan upaya pengejaran dan penyekatan terhadap pelaku.

    Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, dalam siaran pers yang sama juga menjelaskan bahwa pada saat Piket Poskotis Satgas Damai Cartez 2024 Sekla melakukan penyekatan, terlihat satu orang mengendarai kendaraan roda dua melaju dengan kecepatan tinggi ke arah jalan gunung.

    “Piket Poskotis ODC 2024 Sekla yang melaksanakan penyekatan memberikan isyarat menggunakan lampu senter agar pengendara berhenti. Namun, pengendara menambah laju kendaraan dan mengarah pada personel yang melakukan penyekatan,” jelas Kapolres.

    Bagian Peristiwa Penembakan yang Hilang

      Sampai di situ, Kapolres tidak menerangkan secara jelas bagaimana si pengendara roda dua itu ditembak hingga meninggal dunia dan juga bagaimana salah satu korban masyarakat lainnya turut terkena tembakan seperti yang termuat dalam laporan lapangan yang telah tersebar sebelumnya.

      Di dalam laporan lapangan, disampaikan bahwa pukul 21.17 WIT, Piket Poskotis Sekla yang sedang melaksanakan penyekatan mengeluarkan tembakan peringatan. Namun, hal itu tidak diindahkan oleh pengendara.

      Baca Juga :  Tembak 3 Anggota KKB, Satgas Damai Cartenz Sebut Korban Yusak Sondegau Warga Sipil

      Akhirnya, Piket Poskotis Sekla mengambil tindakan tegas terukur yang menyebabkan pengendara meninggal dunia.

      Aparat melakukan olah TKP pasca penembakan terhadap dua orang warga di Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

      Sementara pada siaran pers Polda Papua, Kapolres langsung menyebutkan bahwa Satgas Tindak Damai Cartenz dan Brimob Yon D Polda Papua melakukan parameter di area TKP dengan Co 54M 333611 9464190.

      “Selesai melakukan olah TKP, selanjutnya Sat Reskrim Polres Yahukimo serta tim gabungan menuju RSUD Dekai, guna melakukan visum jenazah oleh tim medis RSUD Dekai,” tutur Kapolres.

      Diduga Pelaku Penembakan adalah Anggota Brimob

        Galeripapua.com telah mengonfirmasi kembali kepada Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, terkait penembakan terhadap si pengendara roda dua tersebut.

        Benny menyebut, penembakan itu diduga dilakukan oleh anggota Satgas Brimob lantaran kecurigaannya terhadap korban yang melaju dengan sepeda motor.

        “Pelaku (penembakan terhadap pegendara) masih dalam pemeriksaan. Diduga yang melakukan penembakan (itu adalah) anggota Satgas dari Brimob karena kecurigaan terhadap korban pasca adanya tembakan ke arah Polres,” jawab Benny via pesan WhatsApp.

        Kemudian perihal korban masyarakat lainnya yang turut mengalami luka tembakan, Benny mengatakan bahwa posisi korban luka-luka tersebut pada saat itu tidak sedang bersama korban pengendara motor yang meninggal dunia.

        Meski demikian, Benny juga tidak menjelaskan secara detail bagaimana korban luka-luka itu bisa ikut tertembak dalam insiden tersebut.

        Identitas Kedua Korban

          Mengenai identitas korban, dikatakan bahwa berdasarkan hasil visum, korban meninggal dunia atas nama Tobias Silak, seorang laki-laki Suku Yali, kelahiran Soba 28 Desember 2002, dan beragama Kristen. Almarhum terkena tembakan pada bagian kepala dan pelipis kiri.

          Sedangkan korban luka-luka akibat peluru nyasar atas nama Naro Nabla atau Unyil, seorang pria Suku Unaukam berumur 17 Tahun, beralamat di PT Agung Mulia Jalan Gunung.

          Baca Juga :  Calon Wakil Gubernur Papua Tengah, Ausilius You Meninggal Dunia
          Tampak jenazah korban Tonias Silak di salah satu ruangan RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo. (Foto: Istimewa)
          Tampak jenazah korban Tonias Silak di salah satu ruangan RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo. (Foto: Istimewa)

          Korban Naro yang sampai saat ini masih dalam keadaan sadar mengalami luka tembak pada lengan sebelah kanan dan bagian paha sebelah kanan. Korban sedang dalam perawatan di RSUD Dekai.

          “Hingga saat ini, kami Polres Yahukimo masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian tersebut,” pungkas Kapolres Yahukimo.

          Tobias Silak adalah Staf Bawaslu Yahukimo

          Untuk diketahui, korban meninggal dunia atas nama Tobias Silak merupakan seorang Staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Yahukimo.

          Hal itu diakui oleh Bawaslu Yahukimo dalam sebuah terbitan surat klarifikasi yang berjudul “Klarifikasi Bawaslu Kab. Yahukimo Terkait Gugurnya (Ditembak) Staf Bawaslu Kab. Yahukimo An: Tobias Silak”.

          Surat klarifikasi dari Bawaslu Yahukimo terkait korban Tobias Silak. (Foto: Istimewa/Bawaslu Yahukimo)

          Surat klarifikasi yang diterbitkan pada 21 Agustus 2024 itu memuat sebanyak lima pernyataan sebagai berikut.

          1. Tobias Silak adalah benar-benar Staf Pendukung Bawaslu Kabupaten Yahukimo. Almarhum adalah staf yang rajin dan aktif serta ramah dengan semua orang. Aktifitas almarhum di Kantor Bawaslu Yahukimo sangat aktif dan sering pulang pada malam hari.
          2. Tobias Silak tidak pernah terlibat di organisasi lain manapun kecuali organisasi gereja dan lembaga Bawaslu karena almarhum baru selesai kuliah tahun 2022.
          3. Tobias Silak tidak pernah memiliki senjata api seperti yang ditunjukkan oleh pihak Kepolisian.
          4. Bawaslu Kabupaten Yahukimo membantah bahwa terkait beredarnya kronologis polisi yang menyatakan almarhum memiliki senjata api berupa pistol itu tidak benar. Ini sebuah pembohongan publik yang direkayasa oleh kepolisian.
          5. Kami meminta kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk mengadili oknum pelaku penembakan secara adil berdasarkan undang-undang yang berlaku.

          “Bawaslu Kabupaten Yahukimo atas nama seluruh pimpinan dan staf sangat berduka serta merasa kehilangan atas kejadian ditembaknya staf Bawaslu Yahukimo atas nama Tobias Silak yang dilakukan oleh anggota Brimob Pos Penjagaan Sekla Jalan masuk Bandara,” ujar Pelaksana Harian Ketua Bawaslu Kabupaten Yahukimo, Peud Yahuli.

          “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan penghiburan dan kekuatan dari Tuhan Yesus Kristus. Amin,” tutup Peud.

          Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

          Berita Terkait

          Tiga Pria Diburu Polisi Usai Penganiayaan Maut di Belakang Grapari Timika
          Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika
          Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika
          Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
          SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
          Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
          Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar
          Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika

          Berita Terkait

          Senin, 4 Mei 2026 - 16:15 WIT

          Tiga Pria Diburu Polisi Usai Penganiayaan Maut di Belakang Grapari Timika

          Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

          Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

          Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

          Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

          Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

          Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

          Senin, 27 April 2026 - 23:14 WIT

          SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

          Berita Terbaru

          Korban mendapat penanganan medis di RSUD Mimika. (Foto: Istimewa)

          Peristiwa

          Staf Ahli DPRK Mimika Dibacok Begal di Irigasi Ujung

          Senin, 4 Mei 2026 - 02:18 WIT

          Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

          Organisasi

          Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

          Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

          Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

          Event

          KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

          Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT