BPBD Mimika Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya 5 Pekerja Terdampak Wet Muck GBC

Ahmad

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded. (Foto: Istimewa)

i

Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika turut belasungkawa atas berpulangnya lima karyawan PT Freeport Indonesia yang terdampak insiden luncuran lumpur aktif (wet muck) di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC).

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded dalam keterangan resminya kepada media ini, Senin (6/10/2025).

Kata Agustina, proses pencarian oleh Tim Tanggap Darurat yang memakan waktu kurang lebih 28 hari itu dipantau langsung oleh Tim BPBD Kabupaten Mimika hingga Basarnas.

Pada hari Minggu, 5 Oktober 2025, tim telah berhasil menemukan dan mengevakuasi lima pekerja dari lokasi penemuan.

Baca Juga :  Polsek Miru Bekali Pos Peka dengan HT, Warga Diminta Lebih Peka Jaga Lingkungan

Atas ditemukannya lima pekerja dalam kondisi meninggal dunia ini, seluruh keluarga besar BPBD Kabupaten Mimika menyampaikan turut berbelasungkawa yang mendalam.

“Kami BPBD Kabupaten Mimika turut berbelasungkawa atas kepergian lima karyawan yang terdampak insiden luncuran material basah di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutur Agustina.

Insiden ini terjadi pada Senin, 8 September 2025 di jalur tambang bawah tanah GBC. Akibat insiden ini, akses kerja tertutup dan menyebabkan sekitar tujuh karyawan terjebak.

Adapun lima karyawan yang telah ditemukan masing-masing bernama Zaverius Magai, Holong Gembira Silaban, Dadang Hermanto, Balisang Telile dan Victor Bastida Ballesteros. Kelima pekerja merupakan karyawan PT Redpath Indonesia.

Baca Juga :  Sebuah Warung di Jalan Agimuga Mimika Ludes Terbakar Api

Dua pekerja atas nama Balisang Telile dan Victor Bastida Ballesteros merupakan warga negara asing (WNA). Balisang berasal dari Afrika Selatan sementara Bastida merupakan warga negara Republik Chili.

Agustina juga menyampaikan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat evakuasi, terutama Tim Tanggap Darurat PTFI yang telah berupaya tanpa kenal lelah mengerahkan segala daya upaya untuk menuntaskan proses evakuasi ini.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRIDA Mimika Buka Akses Riset Daerah, Gandeng Perguruan Tinggi Lokal
BRIDA serta Kementerian Haji dan Umrah Resmi Gabung MPP Mimika
Pembagian DPA Pemkab Mimika Direncanakan Bersamaan Pelantikan Pejabat
Kick Off RKPD 2027 Resmi Dimulai, Mimika Fokus Pendidikan hingga Ketahanan Pangan
BRIDA Mimika Mulai Aktif, Siap Buka Layanan Riset dan Inovasi di MPP
Terima Keluhan Warga, Kadistrik Wania Janji Bawa Masalah Infrastruktur ke Pemkab
Jembatan Rusak di Distrik Tembagapura, Ini Tanggapan Kadis PUPR
Sejumlah Pejabat Eselon Pemkab Mimika Dilantik, Bupati John Tegaskan Hal Ini

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:58 WIT

BRIDA serta Kementerian Haji dan Umrah Resmi Gabung MPP Mimika

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:56 WIT

Pembagian DPA Pemkab Mimika Direncanakan Bersamaan Pelantikan Pejabat

Senin, 26 Januari 2026 - 16:01 WIT

Kick Off RKPD 2027 Resmi Dimulai, Mimika Fokus Pendidikan hingga Ketahanan Pangan

Senin, 26 Januari 2026 - 15:57 WIT

BRIDA Mimika Mulai Aktif, Siap Buka Layanan Riset dan Inovasi di MPP

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:12 WIT

Terima Keluhan Warga, Kadistrik Wania Janji Bawa Masalah Infrastruktur ke Pemkab

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT