Dijuluki ‘Kota Dolar’, Masyarakat Mimika Masih Banyak yang Miskin?

Ahmad

Kamis, 29 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Wikipedia)

Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Wikipedia)

MIMIKA – Kabupaten Mimika menjadi salah satu daerah di Indonesia Timur yang mendapat julukan ‘Kota Dolar’ karena keberadaan perusahan tambang terbesar di dunia serta memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang mencapai Rp6,5 Triliun di tahun 2025.

Namun, siapa sangka dengan APBD yang fantastis itu justru tak sebanding dengan taraf hidup masyarakat Kabupaten Mimika. Meski terdapat tambang emas terbesar di dunia dan punya APBD yang besar, angka kemiskinan di Mimika menjadi isu yang sangat menarik untuk dibahas.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika, masyarakat yang masuk dalam kemiskinan ekstrem sebesar 5,37 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan, masyarakat yang tergolong miskin di Mimika sebanyak 14,18 persen dari jumlah penduduk 318.679 jiwa.

Terkait angka di atas, Bupati Mimika, Johannes Rettob menjelaskan, saat ini pemerintah sedang berjuang menurunkan angka kemiskinan. Ia menerangkan, ada 24 indikator yang dipakai untuk menetapkan angka kemiskinan.

Baca Juga :  Pembunuhan Marak di Mimika, 4 Pria Ditemukan Tewas di Beda Lokasi

Karena itu, pemerintah akan menggunakan indikator tersebut sebagai strategi mengurangi angka kemiskinan. Indikator-indikator tersebut akan dicocokkan ke setiap kampung dan ke setiap keluarga.

Dengan begitu pemerintah lebih mudah dalam mengatasi kemiskinan dengan melihat mana saja indikator yang mesti diperbaiki.

Strategi lainnya adalah memperbaiki pendataan. Johannes menilai, semua data yang tersedia mengatakan Kabupaten Mimika miskin tanpa dasar jelas.

Ia menyebut, data yang tersedia harus memiliki dasar serta indikator yang jelas dalam menetapkan angka kemiskinan.

“Semua data bilang Kabupaten Mimika ini miskin. Angka kemiskinan tinggi. Tetapi dasarnya mana? Ini yang sampai sekarang kita belum pasti. Makanya saya mau bikin data dulu,” ungkap Johannes, Rabu 28 Mei 2025.

Baca Juga :  BRIDA Mimika Bakal Bentuk Sentra Kekayaan Intelektual, Ini Peran dan Fungsinya

Sementara itu, Pemerintah Republik Indonesia menargetkan eliminasi kemiskinan ekstrem menjadi 0 persen pada tahun 2026.

Akibat rencana ini, muncul pertanyaan apakah Pemerintah Kabupaten Mimika mampu bergelut dengan target yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat tersebut?

Johannes mengakui, jika target dari pemerintah pusat tersebut belum tentu bisa tercapai dalam waktu dekat. Apalagi, program pemerintah pusat tidak mengarah pada pengentasan kemiskinan.

Menurut Johannes bahwa banyak anggaran yang sharusnya digunakan untuk mengentaskan kemiskinan justru dialokasikan untuk program-program lain.

Misal, saat ini pemerintah pusat sedang gencar untuk membuat sekolah rakyat, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah putih. Itulah tiga program yang menelan banyak anggaran bahkan hingga menyebabkan efisiensi.

“Sekarang bagaimana caranya kalau misalnya kita mau mengentaskan kemiskinan tetapi begitu banyak anggaran yang dipangkas untuk kemiskinan? Susah kan?” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan
Petani Ikan Mimika Butuh Pasar, PMI dan Amungsa Foundation Siap Dorong ke DPRK
Peternak Babi Mimika Keluhkan Ternak Menumpuk, Biaya Pakan Terus Berjalan
Hari Pertama Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Picu Penumpukan Truk
604 Ton CPO Dikirim dari Mimika, Industri Sawit PT KBV Mulai Bergerak
Mulai Besok, Pemkab Mimika Terapkan Sistem Ganjil Genap Pengisian Biosolar di SPBU
Jaga Daya Beli Warga, Pemkab Mimika Hadirkan Operasi Pangan Murah
Emas dan Angkutan Udara Picu Inflasi Mimika Juli 2026 Tembus 3,28 Persen

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:44 WIT

Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan

Jumat, 4 September 2026 - 15:19 WIT

Petani Ikan Mimika Butuh Pasar, PMI dan Amungsa Foundation Siap Dorong ke DPRK

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:15 WIT

Peternak Babi Mimika Keluhkan Ternak Menumpuk, Biaya Pakan Terus Berjalan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:10 WIT

Hari Pertama Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Picu Penumpukan Truk

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:44 WIT

604 Ton CPO Dikirim dari Mimika, Industri Sawit PT KBV Mulai Bergerak

Berita Terbaru

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Johannes Rettob)

Pemerintahan

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:39 WIT

Personel Inafis Polres Mimika dan Polsek Kuala Kencana melakukan olah TKP penemuan jenazah di Perumahan Pondok Indah Amor SP3, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Indah Amor Mimika

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:24 WIT

Kasat Resnarkoba Polres Mimika AKP Habibi Solosa memimpin pemusnahan barang bukti ganja bersama perwakilan Kejaksaan, Pengadilan Negeri, BNNK, dan kuasa hukum tersangka di Mapolres Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:20 WIT