MIMIKA – Bentrokan antar kelompok pemuda di kawasan Gorong-gorong Kompleks Biak, Kabupaten Mimika, Sabtu (25/4/2026) malam, mengakibatkan dua orang terluka dan sejumlah fasilitas umum serta milik warga mengalami kerusakan.
Dua korban yang mengalami luka-luka masing-masing berinisial R.P.W (30 tahun) dan J.F.T (20 tahun). Keduanya telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Mimika.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Mimika, Hendri Korwa, mengatakan, insiden tersebut dipicu oleh pesta minuman keras (miras) yang berujung perkelahian hingga memicu aksi saling serang antar dua kelompok pemuda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kejadian tadi berawal dari minum (miras) bareng, minum sama-sama hingga tiba-tiba berkelahi yang memicu untuk terjadinya saling serang antar kedua kubu pemuda,” jelas Hendri saat diwawancarai di ruang kerjanya.
Kericuhan yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIT itu melibatkan pemuda dari Kompleks Biak dengan kelompok pemuda dari arah Terminal Bus Karyawan Freeport.
Suasana di lokasi sempat mencekam karena aksi saling serang berlangsung cukup lama dan membuat warga sekitar panik. Sejumlah pemilik toko memilih menutup usahanya demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Korban R.P.W dilaporkan mengalami luka lebam di bagian bibir serta luka pada tangan kiri. Sementara korban J.F.T mengalami luka memar dan goresan di lengan kiri.
Selain menimbulkan korban luka, bentrokan juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum. Berdasarkan pantauan Galeripapua.com, kerusakan terlihat pada pangkalan ojek dan beberapa warung di sekitar lokasi kejadian.
Polisi juga masih melakukan pendataan lanjutan terkait kemungkinan adanya kerusakan pada rumah warga.
“Kerusakan sementara didatakan anggota juga, warung-warung dan mungkin rumah-rumah di sekitar situ. Nanti sementara didatakan juga,” ujar Hendri.
Aparat kepolisian yang turun ke lokasi berhasil mengendalikan situasi hingga kondisi berangsur kondusif pada Minggu (26/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIT.
Saat ini, polisi masih melakukan pengecekan terhadap para pelaku yang terlibat dalam bentrokan tersebut.
Sebagai langkah penyelesaian, kedua pihak yang terlibat telah sepakat menempuh jalur mediasi yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Minggu (26/4/2026).
“Untuk besok direncanakan, akan dilaksanakan mediasi. Kedua pihak sudah oke, untuk kepastian waktunya kita menunggu dari pos, ready-nya jam berapa mereka,” pungkas Hendri.






















