Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 400 Bibit Pohon Angsana Ditanam di Mimika

Ahmad

Rabu, 5 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen penanaman pohon pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Jalan WR Supratman, Mimika, Papua Tengah, Rabu (5/6/2024). (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Momen penanaman pohon pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Jalan WR Supratman, Mimika, Papua Tengah, Rabu (5/6/2024). (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Sebanyak 400 bibit pohon jenis angsana ditanam di bilangan Jalan WR Supratman, Mimika, Papua Tengah dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati pada Rabu (5/6/2024).

Penanaman pohon ini dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan dan Pertanahan Papua Tengah, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Papua (P3E), dan PT Freeport Indonesia serta sejumlah pihak swasta.

Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika Willem Naa yang membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar mengatakan, Hari Lingkungan Hidup tahun 2024 difokuskan pada kegiatan pemulihan lahan, pengendalian desertifikasi, dan ketahanan terhadap kekeringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siti menyebutkan, Presidensi G20 juga telah menghasilkan adopsi Inisiatif Restorasi Lahan Global (Global Land Restoration Initiative) yang sangat penting.

Mengingat, dunia menghadapi triple planetary crisis yang semakin intens yakni: krisis perubahan iklim, krisis kerusakan alam dan kehilangan biodiversitas, serta krisis polusi dan limbah.

Baca Juga :  Didukung Warga Pati, AIYE akan Beri Perlindungan bagi Ojek Hingga Petani

“Pemulihan lingkungan merupakan kunci dalam membalikkan arus degradasi lahan, dan dapat sekaligus meningkatkan mata pencaharian, mengurangi kemiskinan, dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrem,” ungkapnya.

Siti melanjutkan, pemulihan juga meningkatkan penyimpanan karbon dan memperlambat proses ataupun dampak akibat perubahan iklim.

Kemudian, pemulihan dari degradasi lahan sangat penting. Lahan menjadi ruang hidup manusia, menyediakan makanan, pakaian, dan tempat perlindungan. Lahan juga mendukung perekonomian, kehidupan, dan mata pencaharian.

Ia melanjutkan, untuk ini perlu ditingkatkan ambisi dan investasi dalam upaya pemulihan lingkungan, memberikan momen “terobosan besar” bagi perbaikan lahan, sebagai upaya untuk mengatasi kekeringan.

Sementara itu, Vice President Environmental Division PTFI Gesang Setiyadi mengungkapkan, dalam memperingati hari lingkungan hidup ini, pihaknya beberapa waktu lalu telah berkolaborasi dengan DLH Kabupaten Mimika dengan melakukan gerakan tanam pohon pada Mei lalu di Grasberg pada ketinggian 4200 meter di atas permukaan laut.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Punya 530 Aset Tanah, 427 Belum Bersertifikat

Menurut Gesang, kegiatan penanaman pohon yang dilakukan merupakan kegiatan yang penting. Sebab saat ini bumi sedang mengalami krisis iklim, dan harapannya dengan kegiatan ini, masyarakat semakin sadar untuk bisa menjaga lingkungan sekitar.

“Kami juga melakukan kampanye lingkungan yang kami lakukan di sekolah-sekolah bekerjasama dengan Pemkab Mimika, nantinya akan ada acara puncak yang digelar pada 5 sampai Juli 2024 di Eme Neme Yauware. Ada expo, kampanye lingkungan dan artis supaya bisa mengajak masyarakat Mimika lebih peduli kepada lingkungan,” kata Gesang.

Sementara itu, selain kegiatan menanam pohon, kegiatan juga diisi dengan aksi bersih-bersih atau pungut sampah di area sekitaran bundaran petrosea, demo pembuatan kompos alami, serta peluncuran bank sampah induk dan unit di Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027
13 Tim Berpacu dengan Waktu dalam Simulasi Rescue Bawah Air IFRC 2026
Hari Keempat IFRC di Freeport: Arena Uji Tangkas Rescuer hingga Hiburan Warga
Uji Kompetensi Penyelamat Awali Rangkaian IFRC 2026 di Kuala Kencana
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
IFRC 2026 Jadi Sarana Edukasi Keselamatan yang Menarik Minat Masyarakat Mimika
IFRC 2026 Resmi Dibuka, 17 Tim Siap Adu Ketangkasan Jinakkan Api dan Penyelamatan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:39 WIT

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:09 WIT

13 Tim Berpacu dengan Waktu dalam Simulasi Rescue Bawah Air IFRC 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:43 WIT

Hari Keempat IFRC di Freeport: Arena Uji Tangkas Rescuer hingga Hiburan Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:07 WIT

Uji Kompetensi Penyelamat Awali Rangkaian IFRC 2026 di Kuala Kencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Berita Terbaru