Hindari Konflik Susulan, Warga Kampung Topo Dievakuasi ke Kota Nabire

Kamis, 8 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga kampung Topo diungsikan ke kota untuk menghindari konflik susulan pertikaian antar suku di Distrik Uwapa, Nabire, Papua Tengah.

Sejumlah warga kampung Topo diungsikan ke kota untuk menghindari konflik susulan pertikaian antar suku di Distrik Uwapa, Nabire, Papua Tengah.

NABIRE – Sejumlah warga Kampung Topo, Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, telah dievakuasi ke kota untuk menghindari pertikaian antar suku yang terjadi belakangan akibat sengketa tapal batas tanah adat.

Informasi yang dihimpun, Evakuasi tersebut itu dilakukan menggunakan truk dan kendaraan operasional Polres Nabire pada Rabu (7/6/2023) sore.

Ketua Klasis GKI Nabire, Pendeta (Pdt.) Decky Maker, saat dihubungi menyampaikan bahwa ada sekitar 30-an kepala keluarga yang diungsikan oleh polisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurut majelis jemaat GKI Pniel Topo, warga yang mengungsi sekitar 30-an KK, yaitu mereka yang tinggal di area Ibu Kota Distrik Uwapa,” ujar Pdt. Decky via Whatsapp, Kamis (8/6/2023) pagi.

Baca Juga :  Kontak Tembak di Puncak, 2 Anggota KKB Ditangkap dan 1 Tewas

Decky mengatakan, polisi mengevakuasi warga Kampung Topo ke Kota Nabire untuk menghindari potensi konflik susulan dan jatuhnya korban jiwa.

Warga yang ikut mengungsi diminta agar tinggal dengan sanak keluarga di Kota Nabire untuk sementara waktu.

“Dari pihak Polres fasilitasi masyarakat untuk mengungsi ke kota. Tidak ada posko penampungan tapi semua pulang ke keluarga masing-masing,” jelas Pdt. Decky.

Dia juga menyampaikan bahwa sebagian warga jemaat GKI Pniel Topo pun telah diungsikan ke Nabire Kota untuk mengantisipasi gelombang massa dari Kabupaten Paniai, Deiyai, dan Dogiyai yang dikabarkan akan turun ke Kampung Topo, Distrik Uwapa.

Baca Juga :  Nurhaidah: Festival Cahaya Kreasi Jadi Wadah Pelajar Lestarikan Budaya

Lebih lanjut Pdt. Decky mengkonfirmasi bahwa korban pertikaian yang sebelumnya dikabarkan meninggal dunia adalah Anggota Majelis Pniel Topo.

Dia mengatakan, pihaknya telah melaksanakan ibadah pelepasan sekaligus memakamkan korban almarhum Penatua Abner Wabes. Pdt. Decky mengaku turut menghadiri langsung bersama beberapa orang pengurus Klasis sebagai bentuk penghormatan terhadap Almarhum.

“Pemakaman Alm. Penatua Abner Wabes telah dilaksanakan. Sebelumnya konvoi dari Topo menuju Nabire telah tiba dengan selamat. Jenazah langsung disemayamkan sementara di keluarga, di Kampung Harapan, sambil menunggu pengecoran lian lahat. Selesai pengecoran dilanjutkan dengan ibadah pemakaman di pekuburan,” ucap Pendeta Maker. 

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT