Kapal Pemkab Teluk Wondama Terbakar Jelang Angkut Bupati, Satu Orang Meninggal

Selasa, 16 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal cepat Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, terbakar pada Selasa (16/5/2023) pagi sekitar pukul 07.45 waktu setempat.

Kapal cepat Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, terbakar pada Selasa (16/5/2023) pagi sekitar pukul 07.45 waktu setempat.

TELUK WONDAMA – Kapal cepat milik Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, dikabarkan terbakar pada Selasa (16/5/2023) pagi sekitar pukul 07.45 waktu setempat.

Informasi yang dihimpun GaleriPapua.com, kapal tersebut terbakar saat anak buah kapal (ABK) melakukan pembersihan menjelang mengantarkan Bupati Teluk Wondama, Hendrik Mambor, menuju ke salah satu pulau.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, I Wayan Suyatna, saat dikonfirmasi membenarkan insiden kebakaran tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata dia, kebakaran itu berlangsung begitu cepat. Posisi kapal pada saat itu pun tidak berada jauh dari pesisir pantai.

Baca Juga :  Tak Ada Aliran Listrik, Eks Kantor Bappeda Mimika Diduga Sengaja Dibakar

Kendati demikian, dalam insiden ini, terdapat tiga korban yang mana salah satunya dikabarkan meninggal dunia.

Wayan mengungkapkan, pada saat kejadian, Bupati Teluk Wondama belum sempat naik ke kapal sehingga tidak turut menjadi korban dalam insiden tersebut.

“Di luar korban yang disebut itu, kami sendiri tidak tahu,” ungkap dia.

Dari keterangan terpisah, Kapolres Teluk Wondama, AKBP Hari Sutanto menyebutkan ketiga korban masing-masing bernama Yoppy Kereway, Lewi Mokiri, dan Elias.

“Yoppy Kereway meninggal di RSUD Dr Alberth Torey Wasior, sedangkan dua lainnya sedang menjalani perawatan intensif karena mengalami luka bakar,” ujar Hari.

Baca Juga :  Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang ASN di Mimika Dipolisikan

Dia juga membenarkan bahwa kapal cepat dengan nama Andewini yang memiliki kapasitas 250 PK itu terbakar saat para ABK sedang melakukan pembersihan.

“Api diduga berasal dari bagian luar sebelah belakang tangki bahan bakar,” kata Hari.

Saat kebakaran terjadi, lanjut Hari, masyarakat yang kebetulan berada di lokasi kejadian, sempat melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya.

Untuk diketahui, kapal cepat yang berbahan bakar pertalite itu merupakan aset Pemda Teluk Wondama yang bernilai Rp 4 miliar.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:00 WIT

Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:41 WIT

MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:21 WIT

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Mimika, Diana Dayme menegaskan masyarakat di Distrik Kwamki Narama harus mengawasi jalannya Pemilu disamping menggunakan hak pilih. Pesan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Politik

Politik

Bawaslu Mimika: Politik Uang Bikin Sengsara Lima Tahun

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:49 WIT