Kapendam Beberkan Kronologi Penembakan Anggota TNI di Mimika

Ahmad

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi pemakaman Serka Arifin Cepa secara militer, Kamis (12/2/2026). (Foto: Istimewa)

Prosesi pemakaman Serka Arifin Cepa secara militer, Kamis (12/2/2026). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, menyampaikan keterangan resmi terkait aksi penembakan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata yang mengklaim sebagai bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap rangkaian patroli aparat teritorial di dekat Rest Area MP 50, PT Freeport Indonesia, Distrik Tembagura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada 11 Februari 2026.

Letkol Inf Tri Purwanto menjelaskan bahwa aksi teror terhadap masyarakat dan karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) terjadi pada hari Rabu sekitar pukul 15.00 WIT saat pihak Koramil 1710-04/Tembagapura melaksanakan patroli rutin.

Latkol Inf Tri Purwanto menyebutkan, penembakan dilakukan secara mendadak dengan menghadang rangkaian patroli. Akibatnya, satu prajurit TNI gugur dalam tugas. Ia diketahui bernama Sertu Arifin Cepa.

Sementara itu, satu personel lainnya juga mengalami luka di bagian wajah. Ia diketahui bernama Serka Hendrikus. Keduanya merupakan Anggota Koramil 1710-04/Tembagapura.

Sedangkan satu orang karyawan bernama Herman Rustaman, yang merupakan Karyawan Kontraktor KPI mengalami luka di bagian kepala.

“Korban luka saat ini dalam kondisi aman dan telah mendapatkan penanganan medis secara intensif. Sementara itu, prajurit yang gugur telah dimakamkan pada pukul 12.30 WIT di Timika dengan prosesi militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara,” kata Letkol Inf. Purwanto daam keterangan resminya, Kamis (12/2/2026).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa selain mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, insiden penyerangan tersebut juga berdampak pada kerusakan di sejumlah bagian kendaraan patroli, serta hilangnya dua pucuk senjata milik personel Kodim.

Baca Juga :  Tsunami Akibat Gempa Rusia Berpotensi Capai Pantai Utara Papua, BMKG: Hanya 0,5 Meter

“Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengevaluasi kejadian tersebut,” imbuhnya.

Letkol Inf Tri Purwanto menegaskan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih tetap berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan objek vital nasional.

“Kami mengutuk keras aksi teror tersebut. TNI akan terus hadir untuk menjamin keamanan masyarakat dan tidak akan gentar menghadapi segala bentuk ancaman terhadap kedaulatan dan keselamatan warga,” tegasnya.

Kodam XVII/Cenderawasih juga terus melakukan langkah-langkah koordinatif dan terukur guna memastikan situasi tetap kondusif, sekaligus mendukung terciptanya rasa aman bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kremasi Jenazah di Kwamki Narama Diwarnai Ketegangan, Aparat Sempat Diserang
Dogiyai Memanas: Aparat dan Warga Sipil Tewas, Koalisi HAM Desak Hentikan Operasi
Pria Ditemukan Tewas di Trans Timika–Nabire, Diduga Kecelakaan Tunggal
Lagi, Pendulang di Mimika Blokir Jalan Akibat Toko Emas Tutup
Dramatis di Muara Bokap, 8 Penumpang Kapal Karam Diselamatkan Tim SAR
Ngebut Subuh Hari, Pengendara Motor Tewas Tabrak Pagar di Mimika
Seorang Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Mile 30 Mimika
Pemuda Terpeleset Saat Memancing, Ditemukan Meninggal di Perairan Poumako

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 21:15 WIT

Kremasi Jenazah di Kwamki Narama Diwarnai Ketegangan, Aparat Sempat Diserang

Rabu, 1 April 2026 - 13:11 WIT

Dogiyai Memanas: Aparat dan Warga Sipil Tewas, Koalisi HAM Desak Hentikan Operasi

Rabu, 1 April 2026 - 03:07 WIT

Pria Ditemukan Tewas di Trans Timika–Nabire, Diduga Kecelakaan Tunggal

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:04 WIT

Lagi, Pendulang di Mimika Blokir Jalan Akibat Toko Emas Tutup

Senin, 23 Maret 2026 - 15:30 WIT

Dramatis di Muara Bokap, 8 Penumpang Kapal Karam Diselamatkan Tim SAR

Berita Terbaru

Bupati Mimika Johannes Rettob, usai menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRK Mimika di Kantor DPRK Timika, Rabu, 1 April 2026. Foto: GaleriPapua/Kevin Kurni

Pemerintahan

Soal WFH, Bupati Mimika Tunggu Arahan Gubernur

Kamis, 2 Apr 2026 - 06:31 WIT

Ketua Komisi I DPRK, Alfian Akbar Balyanan, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pemerintah daerah di Kantor DPRK Mimika. GaleriPapua/Kevin Kurni

DPR

DPRK Mimika Gelar RDP, Penataan ASN Sesuai Aturan

Kamis, 2 Apr 2026 - 05:16 WIT