KKB Disebut Bakar Sekolah dan Tembak Pos Kodim di Puncak

Endy Langobelen

Sabtu, 11 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak sebuah bangunan yang dibakar KKB di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (10/11/2023). (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

Tampak sebuah bangunan yang dibakar KKB di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (10/11/2023). (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

PUNCAK – Keamanan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, kembali terganggu dengan adanya aksi pembakaran dan penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau dikenal juga dengan Tentara Pembebasan Papua Barat (TPNPB), Jumat (10/11/2023).

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, melalui keterangan tertulis yang diterima Galeripapua.com pada Sabtu (11/11/2023) pagi.

Benny mengatakan bahwa kabar mengenai insiden tersebut dilaporkan langsung dari Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia, yang saat itu berada di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benny menjelaskan kejadian itu terjadi sekitar pukul 17.15 WIT. Pada saat itu, gedung SMPN 1 Gome dilaporkan terbakar.

Baca Juga :  Update Kasus Rudapaksa Tunarungu di Mimika, 2 Pelaku Disebut Belum Perkosa Korban

“Kemudian diikuti oleh tembakan flare berwarna merah sebanyak 10 kali dari tiga arah yang berbeda,” ujar Benny.

Beberapa menit kemudian, lanjut Benny, terdengar suara tembakan dari jarak 400 meter. Tembakan yang diduga dilakukan oleh KKB itu tampak mengarah ke Pos Kodim Persiapan.

“Personel keamanan kemudian memberikan tembakan balasan, mengakibatkan kelompok tersebut melarikan diri menuju Kampung Kunga,” tutur Benny.

Sementara laporan terbaru pada pukul 20.45 WIT, disebutkan bahwa satu honai juga telah menjadi korban pembakaran.

“Dugaan kuat dilakukan oleh kelompok yang sama,” kata Benny.

Kombes Benny menyebutkan bahwa aparat gabungan di Kabupaten Puncak sedang berupaya menangani situasi ini, sambil meningkatkan tingkat keamanan guna mencegah terjadinya insiden teror lanjutan pasca aksi tersebut.

Baca Juga :  Puskesmas Mapurujaya Temukan Lima Kasus DBD

“Aparat Gabungan sedang melakukan penyisiran dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku di balik serangkaian kejadian ini,” tuturnya.

Benny menambahkan, Situasi ini menunjukkan eskalasi gangguan keamanan di wilayah Puncak, Papua tengah yang berkelanjutan dan pihak berwenang terus berjuang untuk menghadapi ancaman KKB demi menjaga kedamaian serta keamanan di daerah tersebut.

Di samping itu, Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, saat dikonfirmasi membantah bahwa pembakaran honai tidak dilakukan oleh TPNPB melainkan aparat TNI-Polri.

“TNI-Polri yang bakar,” ujarnya singkat, Sabtu (11/11/2023) siang.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika
IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua
Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani
Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai
Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:47 WIT

Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:42 WIT

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:02 WIT

IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:32 WIT

Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani

Berita Terbaru