Lemasko Ungkap Pungli di Kesbangpol Mimika

Rabu, 6 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Kamoro, Gery Okoare.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Kamoro, Gery Okoare.

TIMIKA – Lembaga Adat Masyarakat Komoro (Lemasko) mengungkapkan kekecewaannya atas tindakan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum ASN di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika.

Ketua Lemasko, Gery Okoare menyesalkan perbuatan tersebut karena sangat memberatkan dan merugikan masyarakat.

“Kami masyarakat sangat tersiksa saat mengurus dokumen-dokumen penting di Kesbangpol. Padahal mereka itu sudah dibayar negara tapi masih saja memeras rakyat jelata yang tidak berdaya ini,” ujar Gery di jalan Budi Utomo, Rabu (6/7/2022)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gery menyampaikan, sesuai pengalaman ketika Lemasko membawa berkas administrasi ke Kesbangpol pada tahun 2020 silam, salah seorang pegawai yang bekerja di sana malah memperumit dengan mengajukan beberapa permintaan.

Baca Juga :  Solidaritas Honorer Kabupaten Mimika Mengadu ke DPRD, Bupati Omaleng: Nama-nama Tidak Bisa Diubah

Disampaikan bahwa staf yang bertugas pada saat itu meminta sejumlah uang untuk mengurus dokumen yang katanya akan lebih cepat diurus.

“Dia minta uang Rp 15 juta. Terpaksa saya kasih karena kami sangat membutuhkan kelengkapan dokumen itu,” ucap Gery.

“Tapi sesudah itu, dia bilang masih kurang dan dia malah minta lagi satu unit mobil tapi saya langsung tolak. Akhirnya sampai sekarang dokumen perizinan itu belum selesai juga dia buat,” jelas Gery melanjutkan.

Oknum pungli tersebut, kata Gery, masih aktif sebagai ASN hingga saat ini.

Baca Juga :  Kantor SAR Timika Serah Terima Jabatan Dua Pejabat Sekaligus

“Oknumnya itu laki-laki, masih aktif di dinas. Dulu dia di Kesbangpol. Kalau sekarang, kami belum tahu dia masih di sana atau sudah pindah, yang jelas kami tahu pasti identitasnya,” ungkapnya.

Untuk mencegah pungli ini terulang kembali, Gery meminta kepada Kepala Daerah yang dalam hal ini adalah Bupati untuk segera menertibkan oknum pegawai yang telah melakukan pungutan liar demi kepentingan pribadi tersebut.

“Pelayanan di Kesbangpol Mimika sangat merugikan banyak orang sehingga harus ditindak tegas. Terus terang saja, Kepala Daerah harus tertibkan mereka yang seperti itu karena sangat mengecewakan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penguatan Peran Kla dan Marga Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Ekonomi Papua
TNI Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Tiga Distrik Terdampak Kekeringan di Puncak
Reses Komisi III DPR RI, Kapolda Papua Tengah Dorong Pembangunan Mako Polda
Puluhan Personel Polri Naik Pangkat di Mimika, Ini Pesan Kapolres
Festival Cahaya Kreasi Papua Tengah Ditutup, Pemprov Dorong Pembinaan Talenta Pelajar
Dinas Sosial dan BBPPKS Jayapura Visitasi Akreditasi Yayasan Amungsa Cares Papua
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:30 WIT

Penguatan Peran Kla dan Marga Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Ekonomi Papua

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:52 WIT

TNI Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Tiga Distrik Terdampak Kekeringan di Puncak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:16 WIT

Reses Komisi III DPR RI, Kapolda Papua Tengah Dorong Pembangunan Mako Polda

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:01 WIT

Puluhan Personel Polri Naik Pangkat di Mimika, Ini Pesan Kapolres

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:35 WIT

Festival Cahaya Kreasi Papua Tengah Ditutup, Pemprov Dorong Pembinaan Talenta Pelajar

Berita Terbaru