OPM Klaim Bakar Eksavator dan Tembak Aparat di Maybrat, Polisi: Tidak Ada Korban

Endy Langobelen

Minggu, 29 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPNPB Kodap 4 Sorong Raya pimpinan Arnoldus Yancen Kocu. (Foto: Istimewa/Jubir TPNPB-OPM)

TPNPB Kodap 4 Sorong Raya pimpinan Arnoldus Yancen Kocu. (Foto: Istimewa/Jubir TPNPB-OPM)

MAYBRAT – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) atau dikenal juga dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyatakan telah melakukan penyerangan di Kampung Ayata, Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat (27/10/2023).

Dalam penyerangan tersebut, TPNPB mengklaim telah menembak satu anggota TNI dan membakar sebuah alat berat eksavator.

“Kami Komando TPNPB wilayah 2 Rumana bersama dengan Batalyon Sorong raya telah menyerang pos TNI di Distrik Aifat Timur Tengah, Kampung Ayata. (Kami) menembak satu anggota TNI dan membakar satu buah alat eksavator atau beko,” ujar pimpinan KKB Sorong Raya, Arnoldus Yancen Kocu, melalui sebuah video berdurasi 46 detik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di video tersebut pun, Arnoldus juga menegaskan bahwa wilayah operasinya di Sorong Raya adalah wilayah konflik.

Baca Juga :  WNA Asal Cina Meninggal saat Mendaki Puncak Cartenz

“Dan saat ini, kami mau menyampaikan bahwa di wilayah operasi TPNPB Kodap 4 Sorong Raya tidak ada wilayah aman. Ini wilayah konflik sampai Papua merdeka,” tegasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa pembakaran eksavator di Kampung Ayata.

“Benar, hari Jumat tgl 27 Oktober 2023 sekitar pukul 05.10 WIT, ada kejadian pembakaran eksavator dan suara tembakan di wilayah Kampung Ayata, Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat. Pelaku masih lidik,” ujar Adam, Sabtu (28/10/2023).

Meski demikian, dia membantah klaim TPNPB yang menyatakan telah menembak satu anggota TNI. Menurut Adam, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Pekerja Tambang Emas Diserang, Kapolda Papua Tekankan Tindakan Tegas

“Sampai saat ini, belum ada korban jiwa yang dilaporkan dari kejadian tersebut. Pelaku masih didalami dalam penyidikan Polres Maybrat,” tuturnya.

Di samping itu, Kapolda Papua Barat, Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga, menjelaskan bahwa peristiwa pembakaran terjadi sekitar pukul 05.00 WIT. Peristiwa itu diketahui setelah masyarakat melapor ke Pos Satgas.

“Informasi yang kami dapat ada pembakaran, kemudian masyarakat melapor ke pos (Satgas) yang berada di Distrik Ayata,” jelasnya.

Atas laporan tersebut, anggota kepolisian dan TNI kemudian melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Saat tiba di sana, tiba-tiba terdengar suara tembakan dari arah hutan sebanyak dua kali.

“Ketika dicek, ada penembakan sebanyak 2 kali dan ada balasan penembakan oleh anggota Pos Satgas yakni rekan-rekan TNI/Brimob,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Berita Terbaru