Panitia Muspasme Stasi St. Yohanes Eyagitaida Terbentuk, Umat dan 10 Kampung Topiyai Siap Sukseskan Agenda Gereja

Jeri P. Degei

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama pembentukan Panitia Muspasme Stasi St. Yohanes Eyagitaida. (Foto: Istimewa)

Foto bersama pembentukan Panitia Muspasme Stasi St. Yohanes Eyagitaida. (Foto: Istimewa)

PANIAI — Semangat kebersamaan umat Katolik di Distrik Topiyai, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, kembali menguat menyambut pelaksanaan Musyawarah Pastoral Masyarakat (Muspasme) Stasi St. Yohanes Pemandi “Daida Eyagitaida”, Paroki Komopa, Dekenat Paniai.

Melalui musyawarah bersama umat, Demian Degei dipercaya sebagai Ketua Panitia Muspasme yang akan digelar pada 20 Januari 2026 mendatang.

Pembentukan panitia dilaksanakan pada 11 Januari 2026 di Kampung Yimougi atau Dokukiyaida Topiyai, Eyagitaida, bersama umat Gereja Katolik Stasi St. Yohanes “Daida Eyagitaida”, Paroki Komopa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepercayaan yang diberikan kepada Demian Degei menandai dimulainya tahapan persiapan serius menjelang agenda pastoral penting tersebut.

“Kami berharap kegiatan Muspasme ini dapat berjalan lancar tanpa menunggu waktu yang lama, mengingat hari pelaksanaan sudah dekat, yaitu pada tanggal 20 Januari yang akan datang,” ujar Degei saat dihubungi media ini.

Baca Juga :  Dari Tanah Maybrat ke Altar Suci, Mgr. Bernardus Resmi Diserahkan untuk Ditahbiskan sebagai Uskup Timika

Demian menyampaikan terima kasih secara pribadi kepada seluruh umat Stasi St. Yohanes “Daida Eyagitaida” atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmen panitia untuk bekerja cepat dan solid demi menyukseskan kegiatan Muspasme Paroki Komopa.

“Kami siap bekerja sama untuk menyukseskan kegiatan Muspasme Paroki Komopa, Dekenat Paniai yang akan dilaksanakan dua minggu mendatang,” tambahnya.

Lebih jauh, Demian menekankan bahwa tanggung jawab tersebut tidak dijalankan sendiri. Ia menyebut kuatnya dukungan sosial dan pemerintahan kampung menjadi modal penting bagi panitia.

“Di belakang saya ada banyak saudara yang siap mendukung dan membantu. Kami memiliki dukungan penuh dari 10 kepala kampung di Distrik Topiyai untuk menyukseskan kegiatan Muspasme Stasi St Yohanes Eyagitaida,” tegas Demian.

Baca Juga :  PA Catat 251 Perkara Cerai Sepanjang 2023, Ahmad Zubaidi: Gara-gara Bertengkar Hingga Judi

Dukungan tersebut juga mendapat apresiasi khusus dari panitia kepada seluruh unsur pemerintahan lokal, termasuk kepala distrik dan para kepala kampung di wilayah Topiyai.

Menurut Demian, sinergi antara umat, gereja, dan pemerintah kampung mencerminkan semangat persaudaraan yang kuat di wilayah tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan. Kami berharap kegiatan Muspasme ini dapat berlangsung sukses dan menjadi peristiwa yang berarti, serta memberi dampak positif bagi Stasi lain dan distrik lainnya di wilayah tiga Agadide besar Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah,” tutupnya.

Muspasme Stasi St. Yohanes Eyagitaida diharapkan tidak hanya menjadi forum evaluasi dan perencanaan pastoral, tetapi juga momentum memperkuat persatuan umat serta peran gereja dalam kehidupan sosial masyarakat Distrik Topiyai.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MUI Mimika Usul Penutupan Miras dan Hiburan Malam Selama Ramadan
MUI Mimika Imbau Masjid Selektif Undang Ustaz Tamu Selama Ramadan
Sambut Ramadan, DMI Mimika Perkuat Kesiapan Dai Lewat Cek Kesehatan
Tarhib Ramadhan, DMI Mimika Tekankan Etika Dakwah dan Toleransi
127 Jemaah Haji Asal Mimika Dijadwalkan Berangkat pada April Mendatang
Pengakuan Pastor di Timika: OPM Berjuang karena Luka dan Martabat Papua
Uskup Timika Soroti “Memoria Pahit” Orang Papua dalam Refleksi Tutup Tahun 2025
Uskup Timika Serukan Keberanian Menjaga Alam dan Budaya Papua dalam Roh Kudus
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:50 WIT

MUI Mimika Usul Penutupan Miras dan Hiburan Malam Selama Ramadan

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:28 WIT

MUI Mimika Imbau Masjid Selektif Undang Ustaz Tamu Selama Ramadan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:52 WIT

Sambut Ramadan, DMI Mimika Perkuat Kesiapan Dai Lewat Cek Kesehatan

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:44 WIT

Tarhib Ramadhan, DMI Mimika Tekankan Etika Dakwah dan Toleransi

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:10 WIT

127 Jemaah Haji Asal Mimika Dijadwalkan Berangkat pada April Mendatang

Berita Terbaru

Sejumlah karyawan yang hendak naik ke Tembaga diperintahkan kembali pulang akibat adanya penembakan di area PT Freeport Indonesia, Mile Point 50, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Freeport

Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Kamis, 12 Feb 2026 - 01:06 WIT

Pesawat PK-SNR milik PT Smart Air Aviation yang ditembak saat menjalankan rute Tanah Merah menuju Danawage/Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Tengah, Rabu (11/2/2026). (Fotoo: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Peristiwa

Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Dua Pilot Gugur

Rabu, 11 Feb 2026 - 19:13 WIT