Paparkan Program Prioritas Nasional, Ribka Haluk: Masyarakat Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri

Endy Langobelen

Rabu, 17 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, didampingi Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, saat apel gabungan di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jalan Poros SP3, Timika, Papua Tengah, Rabu (17/1/2024). (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, didampingi Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, saat apel gabungan di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jalan Poros SP3, Timika, Papua Tengah, Rabu (17/1/2024). (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Pemerintah Daerah dari delapan kabupaten cakupan berkomitmen untuk melaksanakan empat program prioritas nasional di tahun 2024.

Keempat program tersebut yakni penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi daerah, dan pengentasan pengangguran.

Hal itu diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, saat memimpin apel gabungan di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jalan Poros SP3, Timika, Papua Tengah, Rabu (17/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama 8 kabupaten cakupan Provinsi Papua Tengah, kita masih terus akan melaksanakan beberapa program prioritas nasional,” ujarnya.

Ribka menjelaskan, terkait dengan penanganan stunting, telah ditargetkan secara nasional bahwa di tahun 2024, stunting akan turun ke angka 14 persen.

Baca Juga :  Panic Buying Jadi Penyebab Tingginya Harga BBM Eceran di Puncak Jaya

Kemudian perihal pengentasan kemiskinan, ditargetkan dalam tahun ini bakal turun di angka 9,17 persen sampai dengan 9,34 persen.

“Serta pengentasan kemiskinan ekstrem yang mana di tahun 2024 secara nasional ditargetkan turun hingga zero (nol),” tuturnya.

“Yang ketiga, pengendalian inflasi daerah dengan memonitor ketersediaan bahan pokok di pasar serta peredarannya di masyarakat kita,” imbuhnya.

Sementara program yang terakhir, yaitu pengentasan pengangguran, Ribka menyebut Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah akan terus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Termasuk memberikan pelatihan-pelatihan kewirausahaan serta memberikan modal usaha bagi masyarakat pelaku ekonomi kreatif,” jelas Ribka.

Dengan begitu, lanjut Ribka, diharapkan masyarakat nantinya tidak hanya menjadi penonton atau bahkan bertumpuh pada lapangan pekerjaan sebagai ASN atau lowongan kerja di perusahaan yang kerap kali tidak mengakomodir.

Baca Juga :  1 Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Tembak di Puncak Jaya

“Masyarakat kita juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan mereka harus menjadi tuan di negeri sendiri,” tandasnya.

Menurut Ribka, semua itu akan dapat dicapai dengan adanya kerja sama antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dalam menggerakkan seluruh stakeholder terkait.

“Serta melibatkan masyarakat untuk ikut bergotong royong menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut di daerah atau delapan kabupaten yang kita cintai bersama,” tuturnya.

“Kiranya kita bersama-sama dapat terus meningkatkan kekompakan dalam tim kerja di masing-masing perangkat daerah dan membangun kerja sama antara perangkat daerah untuk jalannya pemerintahan di wilayah Provinsi Papua Tengah,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan
3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat
Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat
Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung
Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP
Pejabat Pemkab Mimika Diingatkan Segera Lapor LHKPN, Tenggat 31 Maret 2026
KPK Soroti Aset Pesawat dan Helikopter Pemkab Mimika, Piutang Rp18,8 Miliar Belum Lunas
BRIDA Mimika Buka Akses Riset Daerah, Gandeng Perguruan Tinggi Lokal

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:49 WIT

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIT

3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 01:54 WIT

Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:57 WIT

Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung

Senin, 2 Februari 2026 - 12:06 WIT

Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP

Berita Terbaru

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Peristiwa

TPNPB-OPM Akui Tembak Aparat dan Rampas Senjata di Mimika

Kamis, 12 Feb 2026 - 12:01 WIT

Sejumlah karyawan yang hendak naik ke Tembaga diperintahkan kembali pulang akibat adanya penembakan di area PT Freeport Indonesia, Mile Point 50, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Freeport

Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Kamis, 12 Feb 2026 - 01:06 WIT

Pesawat PK-SNR milik PT Smart Air Aviation yang ditembak saat menjalankan rute Tanah Merah menuju Danawage/Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Tengah, Rabu (11/2/2026). (Fotoo: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Peristiwa

Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Dua Pilot Gugur

Rabu, 11 Feb 2026 - 19:13 WIT