Pencarian Kapal LCT Cita XX Hari ke-7 Nihil, Operasi Diusulkan Tutup

Endy Langobelen

Jumat, 26 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers hasil pencarian hari ke tujuh kapal LCT Cita XX di Lanud Yohanis Kapiyau, Timika, Papua Tengah, Jumat (26/7/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Konferensi pers hasil pencarian hari ke tujuh kapal LCT Cita XX di Lanud Yohanis Kapiyau, Timika, Papua Tengah, Jumat (26/7/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Pencarian hari ke tujuh terhadap kapal LCT Cita XX yang hilang kontak dalam perjalanan dari Timika, Papua Tengah, tujuan Yahukimo, Papua Pegunungan pada 15 Juli 2024 lalu belum juga membuahkan hasil positif.

Dalam pencarian di hari terakhir ini, Jumat (26/7/2024), tim SAR gabungan turut mengerahkan Helikopter Super Puma H 3211 milik TNI AU untuk pemantauan via udara.

Adapun kapal Patkamla milik TNI AL digunakan untuk menyisir perairan laut luar. Sedangkan RIB Basarnas serta perahu karet diterjunkam untuk memeriksa muara dan sungai-sungai yang dicurigai terdapat kapal LCT Cita XX.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan hasil nihil ini, tim pencarian akhirnya menyepakati untuk mengusulkan kepada Badan SAR Nasional (Kabasarnas) agar pencarian ditutup

“Kita menyepakati operasi SAR di hari ke tujuh ini kita mengusulkan untuk ditutup kepada Kepala Basarnas,” ujar Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, dalam konferensi pers di Lanud Yohanis Kapiyau, Timika, Papua Tengah, Jumat (26/7/2024).

Meski demikian, lanjut Wayan, operasi pencarian ini belum dinyatakan selesai.

Baca Juga :  Pengumuman Hasil Selter 12 Kepala OPD di Mimika Ditunda

“Walaupun nanti setelah ditutup oleh Kepala Basarnas, tetapi (operasi pencarian ini) belum dinyatakan selesai karena korban dan kapal belum ditemukan. Bilamana ada tanda-tanda korban ditemukan, operasi SAR akan kita buka kembali,” tuturnya.

Wayan menjelaskan, pencarian di hari terakhir ini telah dilakukan selama tiga jam lebih, dari pagi hingga pukul 13.40 WIT.

“Dari pagi hari hingga sore hari, seluruh area yang ditentukan tersapu sampai masuk ke jalur-jalur sungai, muara muara, laut dalam, itu semua ter-cover,” jelasnya.

Dikatakan lebih lanjut bahwa pihaknya hingga saat ini masih menganalisa lokasi terkahir dari kapal saat hilang kontak.

“Saat ini kami masih menganalisa, pada saat laporan lost contact di hari ke empat itu, kita mencari perkiraan posisi terakhir. Itu titik lokasi lost contact-nya adalah di sekitar pulau tiga karena di situ sinyalnya blank,” ungkap Wayan.

Dia menyebut, selama melakukan pencarian, tim sama sekali tidak menemukan tanda-tanda keberadaan kapal, bahkan sinyal sekali pun.

“Sama sekali sampai saat ini, tidak ada sinyal dari kapal itu. Dari pesawat sudah lakukan deteksi, harusnya pancaran sinyal begitu memancar, gampang sekali untuk ditemukan, tapi ini sinyalnya gak ada. Pemantauan dari pesawat pun tidak ada sinyal sedikit pun yang bisa dipantau,” tuturnya.

Baca Juga :  Hari Statistik Nasional Ke-26, BPS Mimika Tingkatkan Kolaborasi Bersama Mitra

Sebagai informasi, Kapal LCT Cita XX dilaporkan hilang kontak saat melakukan perjalanan dari Timika, Papua Tengah menuju Yahukimo, Papua Pegunungan.

Di kapal tersebut, terdapat 12 orang beserta material Base Transceiver Station (BTS) milik Bakti Kominfo yang rencananya akan dipasangkan di Yahukimo.

Kapal LCT Cita XX ini direncanakan akan melewati Asmat, Papua Selatan, dan tiba di Yahukimo pada Kamis (18/7/2024). Namun, sebelum berlabuh di Asmat, kapal tersebut telah dinyatakan hilang kontak.

Adapun 12 nama korban yang berada di kapal tersebut yakni Junaidi (nahkoda), Dedi Irawan Mualim, M Arif Efenfi KKM, Haikal (oil man), Rusli Juru Mudi, Agiera Koki, Nimrot G Tua, Lukman Hakim, Samsudin, Asmoro, Suherman, dan Alhakim.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:33 WIT

Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:47 WIT

Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Berita Terbaru