Pencarian Korban Tenggelam di Mimika Barat Ditutup, Edi Prayitno Tak Ditemukan

Jefri Manehat

Kamis, 8 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasie Ops SAR Timika, Charles Y. Batlajery. (Foto: Istimewa/Humas SAR Timika)

Kasie Ops SAR Timika, Charles Y. Batlajery. (Foto: Istimewa/Humas SAR Timika)

MIMIKA – Salah satu korban atas nama Edi Prayitno yang hilang bersama 12 penumpang dalam peristiwa terbaliknya long boat 40 PK di sekitar Muara Iruwa, Kampung Araraw, Distrik Mimika Barat Jauh, Mimika, Papua Tengah, akibat dihantam gelombang tinggi pada Rabu (31/7/2024) belum juga ditemukan.

Pencarian terhadap korban sejak dilaporkan peristiwa terbaliknya kapal tersebut kepada tim SAR Timika hingga Selasa (6/8/2024) tidak membuahkan hasil.

Kasie Ops SAR Timika, Charles Y. Batlajery menerangkan bahwa berdasarkan prosedur operasi standar (SOP) pencarian dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 7 hari.

“Pencarian terhadap korban sudah dilaksanakan selama 7 hari maka operasi pencarian terhadap korban atas nama Edi Prayitno dinyatakan tutup dan korban tidak dapat ditemukan,” kata Charles.

Charles mengungkapkan, dalam proses pencarian, tim terkendala dengan cuaca yang tidak mendukung.

“Selama beberapa waktu ini Timika terus diguyur hujan, ditambah gelombang tinggi serta angin sehingga membuat tim kesulitan dalam melakukan pencarian,” terang Charles.

Baca Juga :  Wujudkan Pemilu Damai, Polres Mimika Tatap Muka Bersama Jurnalis

“Ditambah jarak tempuh tim ke lokasi pencarian yang begitu jauh, sehingga tim sedikit kesulitan dalam melakukan pencarian. Jarak lokasi kejadian dari dermaga SAR Timika sekitar 80 nautical mile atau sekitar 160 kilo meter,” imbuhnya.

Diketahui Sebelumnya, long boat yang membawa 13 orang itu terbalik di sekitar Perairan Araraw Distrik Mimika Barat Jauh. Dalam peristiwa tersebut, 8 orang selamat, sedangkan 4 orang meninggal dunia, dan 1 orang hilang atas nama Edi Prayitno.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika
Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Rabu, 15 April 2026 - 20:29 WIT

Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP

Rabu, 15 April 2026 - 19:26 WIT

Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:45 WIT

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT