Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Kevin Kurni

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat gabungan menyita barang bukti berupa minuman keras jenis sopi di salah satu rumah yang menjadi sumber transaksi sopi. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Aparat gabungan menyita barang bukti berupa minuman keras jenis sopi di salah satu rumah yang menjadi sumber transaksi sopi. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Aparat gabungan yang terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika dan personel Polsek Mimika Baru melakukan penertiban di kawasan Pasar Sentral Timika menyusul maraknya gangguan keamanan yang dipicu peredaran minuman lokal jenis sopi.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Perdagangan pada Disperindag Mimika, Matius Way, menjelaskan, kegiatan yang dilakukan bukan agenda rutin, melainkan respons atas laporan masyarakat dan pedagang yang mengeluhkan seringnya terjadi keributan, pencurian, hingga perkelahian di area pasar

“Pagi hari ini ada sekelompok anak-anak yang mabuk di lokasi pasar atau di area lapak kuliner sehingga Kapospol dengan teman-teman sudah ambil tindakan tadi, sudah menangkap pelakunya dan dibawa ke Polsek,” ujar Matius kepada Galeripapua.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam operasi tersebut, petugas gabungan dari Disperindag dan aparat kepolisian melakukan penyisiran hingga ke bagian belakang pasar.

Hasilnya, ditemukan kemasan minuman lokal (milo) berjenis sopi yang diduga menjadi sumber gangguan ketertiban

Baca Juga :  12 Kamar Kos di Jalan Pendidikan Timika Ludes Terbakar

“Kami sudah temukan 10 bungkus sopi di tempat dan 10 bungkus sudah terjual. Kami bawa datang di pos dan sekarang sudah dibawa Ke Polsek Mimika Baru,” jelasnya.

Matius menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen segera melakukan penertiban dan penataan pasar agar persoalan serupa yang kerap terjadi tidak terulang kembali.

“Kami pemerintah sepakat bahwa hal ini akan kita tertibkan, kita akan tata pasar ini ulang lagi. Kita akan memakai sistem buka tutup dan menggunakan satu pintu di depan. Di belakang akan ditutup pagar keliling. Ini dilakukan agar tidak ada pedagang yang menghuni di dalam pasar,” tuturnya.

Selain itu, aparat kepolisian juga mengamankan sejumlah pelaku yang diduga terlibat, termasuk satu orang yang sebelumnya sempat mengancam petugas menggunakan senjata tajam.

Kapospol Pasar Sentral, Aiptu Doni Wayoi, mengungkapkan bahwa insiden tersebut menjadi perhatian serius karena membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat.

Baca Juga :  Polsek Mimika Baru Amankan Pelaku Curas di Bawah Umur

“Saat kami tegur, mereka dalam keadaan mabuk, mereka sudah punya persiapan dengan parang pisau. Itu yang terjadi tadi pagi. Mereka sempat mau potong petugas, untung tidak kena. Kalau kena pasti lewat,” tegas Doni.

Menurutnya, kawasan pasar kuliner kerap dijadikan titik berkumpul bagi para pemuda yang mengonsumsi sopi, sehingga memicu tindakan kriminal dan gangguan keamanan lainnya.

“Jadi pasar kuliner di depan ini, ini mereka punya titik kumpul. Mereka beli sopi, mereka datang duduk minum di Pasar Kuliner sini,” katanya.

Lebih lanjut Doni menegaskan akan memberikan efek jerah dengan membuat laporan polisi terhadap para pelaku, khususnya pelaku yang telah bertindak mengancam keselamatan petugas dan masyarakat menggunakan senjata tajam.

Langkah ini diharapkan dapat menjawab keluhan para pedagang serta menciptakan suasana Pasar Sentral Timika yang lebih aman, tertib, dan kondusif.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan
Kejari Mimika Musnahkan Barang Bukti dari 19 Perkara, Ada Sabu dan Uang Palsu
Rilis Video Penembakan Konvoi Freeport, OPM Klaim Bertanggung Jawab
Konflik Kwamki Narama: Polisi Tangkap 9 Pembawa Sajam, Terjerat UU Darurat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Selasa, 8 September 2026 - 15:20 WIT

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 September 2026 - 15:15 WIT

Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika

Selasa, 8 September 2026 - 15:12 WIT

Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan

Berita Terbaru

Kepala BPBJ Mimika, Anton Pasoro. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:29 WIT

Tim Satuan Reskrim Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan pembunuhan seorang warga di area belakang Indekos Warna Warni, Jalan Kelimutu, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Indekos di Mimika

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:16 WIT