Pj Sekda Mimika Sebut Kerusuhan di Wakia Karena Ilegal Mining dan Tapal Batas

Jefri Manehat

Rabu, 11 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Petrus Yumte. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Petrus Yumte. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

MIMIKAIlegal mining atau kegiatan penambangan tanpa izin dan persoalan tapal batas disebut menjadi penyebab masalah utama yang mengakibatkan kerusuhan di Kampung Wakia, Wumuka, dan Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada beberapa waktu lalu.

Pemerintah Kabupaten Mimika telah melakukan pertemuan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Mimika dalam rangka menyikapi persoalan tersebut.

“Kami (pemerintah) sudah mengadakan rapat dan mendapat masukan dari Forkopimda di Mimika untuk menyikapi masalah di sana. Intinya masalah yang terjadi di sana akibat ilegal mining dan tapal batas,” ungkap Pj Sekda Mimika, Petrus Yumte, saat ditemui di Hotel Horison Diana, Rabu (11/9/2024).

Terkait persoalan tapal batas, Petrus mengatakan bahwa akan dibicarakan oleh pimpinan daerah yang mana langsung difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Pemerintah Kabupaten Mimika juga bakal menekan Pemerintah Distrik Mimika Barat Tengah agar senantiasa aktif memberikan p.elayanan di wilayah kerjanya.

Baca Juga :  Lagi, Dua Orang Meninggal Dunia dalam Bentrok Kwamki Narama Mimika

Pj Sekda menjelaskan bahwa Wakia merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Dogiyai. Meski demikian, Wakia masih termasuk dalam wilayah Kabupaten Mimika.

Sementara untuk masyarakat yang terdampak, Pemerintah Kabupaten Mimika termasuk Polres Mimika telah mengambil langkah awal dengan memberikan bantuan bahan makanan.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Aplikasi OSS Melambat, DPMPTSP Mimika Datangkan Narasumber Dua Kementerian
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Pemkab Mimika Bakal Rekayasa Lalu Lintas dan Tertibkan Parkir

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:38 WIT

Aplikasi OSS Melambat, DPMPTSP Mimika Datangkan Narasumber Dua Kementerian

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT