Tanggapi Video Viral, Polres Paniai: Itu Tidak Benar

Endy Langobelen

Senin, 16 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Paniai, Kompol Deddy A. Puhiri, S.I.K. (Foto:Istimewa/Humas Polda Papua)

i

Kapolres Paniai, Kompol Deddy A. Puhiri, S.I.K. (Foto:Istimewa/Humas Polda Papua)

PANIAI – Kepolisian Resor (Polres) Paniai menanggapi sebuah video yang viral di media sosial dengan narasi menuding aparat Polres Paniai telah melakukan intervensi, intimidasi, hingga kekerasan dalam proses rekapitulasi suara yang berlangsung di Aula Kantor KPU Kabupaten Paniai.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Galeripapua.com pada Senin (16/12/2024), Kapolres Paniai, Kompol Deddy A. Puhiri, membantah tuduhan tersebut.

Kapolres menegaskan bahwa informasi yang beredar dalam video tersebut tidak benar. Ia menjelaskan TNI-Polri sebagai aparat keamanan memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketertiban jalannya agenda rekapitulasi.

“Kami melaksanakan tugas ini sebisa mungkin dan semaksimal mungkin untuk mengamankan agenda ini. Kami tidak ingin terjadi keributan ataupun korban jiwa, seperti yang pernah terjadi di wilayah tetangga,” ujar Deddy.

Baca Juga :  Diserang OTK di Paniai, Tukang Ojek Tewas dan Sopir Taksi Luka-luka

Ia juga menegaskan pihak kepolisian tidak memiliki kewenangan untuk membatalkan atau menunda jalannya sidang pleno rekapitulasi suara.

“Yang bisa membatalkan atau menunda sidang pleno itu hanyalah penyelenggara, yaitu KPU ataupun Bawaslu. Tidak ada niat atau unsur dari pihak kepolisian untuk mengganggu jalannya proses tersebut,” jelas Kapolres.

Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang telah memicu perhatian masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Paniai.

Baca Juga :  3 Jenazah Korban Penyerangan KKB di Paniai Dievakuasi ke Nabire

Kompol Deddy mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Kami meminta masyarakat untuk bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Jangan sampai berita bohong memicu konflik atau memperkeruh situasi,” tambahnya.

Hingga saat ini, proses rekapitulasi suara di Kabupaten Paniai terus berjalan di bawah pengamanan ketat dari aparat TNI-Polri. Situasi di lokasi dilaporkan tetap kondusif.

“Kami berharap semua pihak dapat berpartisipasi menjaga ketertiban dan kelancaran agenda penting ini,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika
Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus
Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah
Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol
Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap
Yahukimo Memanas, Kontak Senjata Berujung Korban Jiwa
LBH Papua Pos Sorong Soroti Mandeknya Kasus Dugaan Penyiksaan Warga oleh Oknum Polisi
Kejari Mimika Pulihkan Hak Korban Pencurian, Sepeda Motor Dikembalikan

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:54 WIT

Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:12 WIT

Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:08 WIT

Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:59 WIT

Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:22 WIT

Yahukimo Memanas, Kontak Senjata Berujung Korban Jiwa

Berita Terbaru

Komisi II DPRK Mimika melakukan kunjungan kerja ke Distrik Wania untuk meninjau keluhan warga, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa)

DPR

Komisi II DPRK Mimika Tinjau Keluhan Warga di Wania

Minggu, 1 Feb 2026 - 17:23 WIT

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT