Tembak Pesawat di Sinak, OPM Jadikan Mama-mama sebagai Tameng Hidup

Endy Langobelen

Senin, 8 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat Smart Aviation Air PK-SNH yang ditembak TPNPB-OPM di Bandara Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (8/7/2024) siang. (Foto: Istimewa)

Pesawat Smart Aviation Air PK-SNH yang ditembak TPNPB-OPM di Bandara Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (8/7/2024) siang. (Foto: Istimewa)

PUNCAK – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan, buka suara soal kasus penembakan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) terhadap Pesawat Smart Aviation Air di Bandara Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (8/7/2024).

Kapendam mengungkapkan, penembakan yang dilakukan sekira pukul 11.30 WIT itu sempat mengenai baling-baling pesawat.

Dikatakan bahwa pada saat kejadian penembakan, TPNPB malah menjadikan mama-mama beserta anak-anak sebagai tameng hidup.

“Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dan kini pesawat sudah kembali terbang menuju Nabire,” ujarnya.

Aparat TNI yang berada di Bandara Sinak, kata Candra, langsung mengamankan bandara dengan cepat.

“Terlihat 3 orang OPM yang salah satunya membawa senjata api laras Panjang. Namun, terlihat bersama OPM tersebut beberapa mama-mama dan anak-anak yang dijadikan tameng sehingga aparat keamanan lebih berhati-hati agar mama-mama dan anak-anak tetap selamat,” jelasnya.

Baca Juga :  1 Anggota Polisi Dilaporkan Ditembak di Yahukimo, OPM Siap Bertanggung Jawab

“Modus menjadikan mama-mama dan anak-anak sebagai tameng merupakan modus OPM saat melancarkan aksinya,” tegas Kapendam.

Saat ini, lanjut Kapendam, gerombolan OPM yang melakukan aksi penembakan itu berhasil lolos dari pengejaran aparat keamanan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika
Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika
Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar
Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika
Dua Orang Terluka dalam Bentrok Antar Pemuda di Gorong-gorong Timika

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Senin, 27 April 2026 - 23:14 WIT

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 April 2026 - 21:52 WIT

Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan

Senin, 27 April 2026 - 14:23 WIT

Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT