Pilkada Mamberamo Tengah Ricuh, Kapolres Kena Panah

Endy Langobelen

Kamis, 28 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wajah Kapolres Mamberamo Tengah, AKBP Rahman, terkena panah dari massa yang melakukan tindakan anarkis. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

Wajah Kapolres Mamberamo Tengah, AKBP Rahman, terkena panah dari massa yang melakukan tindakan anarkis. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

MAMBERAMO TENGAH – Kapolres Mamberamo Tengah, AKBP Rahman, menjadi korban tindakan anarkis dari massa pendukung Calon Wakil Bupati Nomor urut 2, Itaman Thago, Rabu (27/11/2024).

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, melalui keterangan tertulis yang diterima Galeripapua.com pada Kamis (28/11/2024).

Benny menyebut wajah Kapolres Mamberamo Tengah terkena panah dari massa yang melakukan tindakan anarkis di Kantor PPD Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah.

“Kejadian berawal sekitar pukul 21.32 WIT. Massa pendukung menuntut agar Pj Bupati Mamberamo Tengah tidak boleh berada di Kantor PPD Distrik Kobakma,” jelasnya.

Kabid Humas mengatakan bahwa penyebab massa melakukan tindakan anarkis tersebut karena diduga adanya intervensi dalam proses pemungutan suara.

Baca Juga :  Pengamanan Diperketat Jelang Kunjungan Tim Harmonisasi ke Kapiraya

“Atas kejadian tersebut, Kapolres Mamberamo Tengah, AKBP Rahman terkena panah di bagian rahang pipi kanan dalam kondisi sadar,” tuturnya.

“Saat ini, Kapolres telah dibawa ke Rumah Sakit Lukas Enembe Kabupaten Mamberamo Tengah guna dilakukan penanganan medis,” pungkasnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Kwamki Narama Berakhir, Dua Kubu Resmi Berdamai
Perdamaian Konflik di Kwamki Narama Mimika Ditunda
Ratusan Pencaker di Mimika Laporkan Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja
Kriminalitas di Mimika Meningkat, Miras dan Narkoba Jadi Pemicu Utama
Uji DNA Disiapkan Ungkap Identitas Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah Mimika
Polisi Buru Pelaku Pecah Kaca Mobil di Mimika
Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:54 WIT

Konflik Kwamki Narama Berakhir, Dua Kubu Resmi Berdamai

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:50 WIT

Perdamaian Konflik di Kwamki Narama Mimika Ditunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:45 WIT

Ratusan Pencaker di Mimika Laporkan Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:16 WIT

Kriminalitas di Mimika Meningkat, Miras dan Narkoba Jadi Pemicu Utama

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:10 WIT

Uji DNA Disiapkan Ungkap Identitas Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah Mimika

Berita Terbaru