TNI Klaim Tembak OPM di Nduga: Satu Tewas, Dua Luka-luka

Endy Langobelen

Selasa, 30 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anggota TNI melaksanakan pengamanan. (Foto: Istimewa/Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Inf Winaryo)

Ilustrasi anggota TNI melaksanakan pengamanan. (Foto: Istimewa/Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Inf Winaryo)

NDUGA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengklaim telah menembak anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, pada 26 Juli 2024 lalu.

Klaim itu disampaikan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Richard Tampubolon, dalam siaran pers yang dikirim oleh Kepala Penerangan (Kapen) Kogabwilhan III, Kolonel Inf Winaryo, Selasa (30/7/2024).

Lewat siaran pers tersebut, dijelaskan bahwa pada Jumat (26/7/2024), aparat keamanan melihat sekelompok anggota OPM dengan seorang di antaranya membawa satu pucuk senjata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelompok OPM itu tampak bergerak memasuki Kampung Yigi yang mana kemudian mengarah ke Pos Satgas TNI.

Merespon pergerakan tersebut, aparat keamanan segera mengambil tindakan pengamanan wilayah dan berhasil mengusir kelompok OPM itu keluar dari wilayah Distrik Yigi.

Baca Juga :  Cabuli Anak di Bawah Umur, Pria Paruh Baya di Mimika Ditangkap Polisi

“Hasil penindakan tersebut, didapatkan 1 orang OPM tewas ditembak aparat keamanan dan 2 orang luka-luka,” ujar Letjen TNI Richard.

Dari hasil investigasi, lanjut Richard, diketahui personel OPM yang tewas adalah Engabub. Sementara identitas dua orang yang terluka masih dalam pendalaman tim investigasi aparat keamanan.

Richard juga menyampaikan bahwa pasca peristiwa penindakan itu, beberapa tokoh masyarakat Kampung Yigi mendatangi Pos Satgas TNI.

Dalam pertemuan dengan aparat keamanan, katanya, para tokoh masyarakat menyampaikan keluhannya dan meminta TNI untuk mengamankan Kampung Yigi dari gangguan OPM.

“Permohonan bantuan aparat untuk mengatasi gangguan OPM terhadap wilayah Distrik Yigi menjadi permohonan para Tokoh Masyarakat yang hadir di Pos tersebut,” kata Richard.

Richard menyebut masyarakat sangat mendukung aparat TNI untuk mengamankan wilayah Distrik Yigi.

“Pernyataan dukungan warga Yigi terhadap aparat keamanan ini cukup beralasan. Selama ini, sejak kehadiran aparat mengamankan wilayah Yigi, telah terjadi hubungan yang harmonis dalam komunikasi dan interaksi antara aparat keamanan dengan para warga. Masyarakat Yigi juga merasa sangat terbantu oleh kepedulian aparat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta upaya mengamankan wilayah,” jelasnya.

Baca Juga :  Temuan Belasan Amunisi di Bandara Timika, Avsec Maskapai Aman Air Beri Klarifikasi

“Tindakan tegas dari aparat gabungan dalam melakukan pengamanan wilayah di Kampung Yigi merupakan upaya menjaga stabilitas keamanan dalam rangka kelancaran percepatan pembangunan di wilayah Papua,” pungkasnya.

Di sisi lain, Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengaku belum menerima laporan dari pasukan TPNPB di Nduga soal peristiwa ini.

“Kami belum terima laporan. Nanti kami sampaikan jika ada laporan versi TPNPB. Waa,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi Galeripapua.com, Selasa (30/7/2024) malam.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Curanmor di Mimika Seret Pelajar SMP, Motor Dijual Rp800 Ribu
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Dua Warga Ditembak, Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Eksekusi Sengketa Lahan SP 2 Ditangguhkan, PN Timika Tegaskan Prosedur Sesuai Hukum
Blokade Jalan Cenderawasih Mimika Masih Berlangsung, Polisi Pilih Jalur Persuasif
PT Jasti Pravita Jamin Lindungi Pekerja OAP, Kuasa Hukum Tetap Tempuh Jalur Pidana
Jenazah Korban Penembakan Polisi di Mimika Dipulangkan ke Ambon

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:35 WIT

Curanmor di Mimika Seret Pelajar SMP, Motor Dijual Rp800 Ribu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:26 WIT

Dua Warga Ditembak, Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:10 WIT

Eksekusi Sengketa Lahan SP 2 Ditangguhkan, PN Timika Tegaskan Prosedur Sesuai Hukum

Berita Terbaru