YPKB Dongkrak Kemampuan Anak-anak Suku Kamoro Lewat Pendidikan

Ahmad

Selasa, 23 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak Suku Kamoro, peserta beasiswa Yayasan Pendidikan Kamoro Bangkit, saat dipandu menyanyikan lagu-lagu rohani. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Anak-anak Suku Kamoro, peserta beasiswa Yayasan Pendidikan Kamoro Bangkit, saat dipandu menyanyikan lagu-lagu rohani. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Yayasan Pendidikan Kamoro Bangkit (YPKB) kian menunjukkan keseriusannya dalam menatap pendidikan anak-anak Suku Kamoro ke depan.

Hal itu tampak dalam sebuah momen kegiatan yang berlangsung di Rumah Ret Rer Loresa, SP 3, Timika, Papua Tengah, Selasa (23/4/2024).

Pada kegiatan tersebut, YPKB menyalurkan pendidikan melalui pembinaan iman dan karakter terhadap lebih dari 200 anak usia dini yang merupakan peserta beasiswa YPKB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan Galeripapuan.com, anak-anak yang berusia SD kelas 1 ke atas ini terlihat begitu aktif saat dipandu oleh beberapa pastor dari Rumah Ret Ret Loresa dalam menyanyikan lagu-lagu rohani yang kemudian dipadukan dengan rangkaian pembinaan lainnya.

Seperti halnya tema yang diusung yakni “Iman dan Karakter Fondasi Kehidupan”, kegiatan ini bertujuan mengembangkan potensi diri siswa untuk menjadi pribadi yang memuliakan Tuhan, sekaligus menjadi penunjang keberhasilan pendidikan.

Sekretaris YPKB, Rafael Taorekeyau, mengatakan pembinaan ini dilakukan sesuai program yayasan yaitu program pembinaan yang bakal dilakukan sebanyak dua kali per enam bulan.

Baca Juga :  Siswa SMP YPJ KK dan YPPK St. Bernardus Terpilih Sebagai Putra Alam & Putri Lestari Tahun 2021/2022

Disebutkan, tujuannya untuk membentuk karakter siswa sejak dini dan juga agar lebih mengenali karakter masing-masing anak.

“Utamanya itu karakter siswa. Kita mulai bentuk mereka dari tingkat SD, bagaimana kekuatan iman mereka, bagaimana karakter iman mereka mulai terbentuk itu yang kita utamakan,” ujar Refael.

Sementara Bendahara YPKB, Evelin Kosamah, menjelaskan alasan yang mendasari pelaksanaan kegiatan ini adalah bahwa iman dan karakter merupakan bagian dari penunjang keberhasilan anak-anak dalam dunia pendidikan.

“Hari ini, anak-anak yang datang itu sekitar 248 orang dari 4 kampung. Memang kita ada 5 kampung, Kampung Nayaro lagi, tapi karena Nayaro jauh jadi nanti kita fokus ke sana langsung,” ungkapnya.

Di samping itu, Ketua YPKB, Thomas Too, kepada galeripapua.com mengatakan, yang menjadi fokus yayasan saat ini adalah pembiayaan yang ditargetkan kepada masyarakat Suku Kamoro di lima kampung.

Thomas menyebut, YPKB nantinya tidak hanya fokus kepada lima kampung tersebut saja, melainkan juga kepada seluruh masyarakat Suku Kamoro.

“Kita membantu yang tidak ter-cover. Kami siap untuk bantu tapi syaratnya dia harus orang Suku Kamoro, itu untuk ke depan. Kalau untuk hari ini, kita masih fokus pada lima kampung,” ungkap Thomas.

Baca Juga :  Aparat Keamanan Disiagakan hingga Ritual Adat Perdamaian Kwamki Narama Rampung

Ditanya terkait alasan pentingnya pendidikan kepada anak-anak Kamoro, Thomas menilai bahwa pendidikan anak-anak Kamoro kini masih terbelakang.

Oleh karena itu, YPKB bertekad mendongkrak mutu pendidikan anak-anak Kamoro agar dapat bersaing dengan anak-anak dari daerah lainnya.

“Dengan sekolah itu bisa mengubah seseorang. Makanya jauh-jauh hari kami mulai persiapkan dari sekarang,” tutur Thomas.

Thomas pun mengucapkan terima kasih kepada PT Freeport Indonesia dan Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme Kamoro yang sudah mendukung program-program YPKB melalui pembiayaan.

Melalui pembiayaan itu, YPKB turut membiayai anak-anak Kamoro yang menempuh pendidikan di empat daerah di pulau Jawa. Di antaranya Semarang, Jogja, Magelang, dan Bandung.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait ke depannya juga dapat bersinergi bersama membangun anak-anak Papua khususnya anak-anak Kamoro.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data Anak Putus Sekolah Tak Akurat, Dinas Pendidikan Mimika Rekap Ulang
40 Siswa SD Jayapura Belajar Tangani Cacingan hingga Kesehatan Gigi dan Mulut
Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP
Menolak Lupa Sejarah: Anak-Anak Sekolah Belajar Warisan Leluhur di Ekowisata Mangrove Pigapu
SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa
Ribuan Pelajar Padati Hari Pertama Pendaftaran SMAN 1 Mimika, Sistem Antrean Membeludak
Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka
Rumah Pintar Hadir di Pedalaman Puncak Jaya, Buka Akses Belajar Anak-anak Papua

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:49 WIT

Data Anak Putus Sekolah Tak Akurat, Dinas Pendidikan Mimika Rekap Ulang

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:06 WIT

40 Siswa SD Jayapura Belajar Tangani Cacingan hingga Kesehatan Gigi dan Mulut

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:12 WIT

Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP

Senin, 29 Juni 2026 - 09:57 WIT

Menolak Lupa Sejarah: Anak-Anak Sekolah Belajar Warisan Leluhur di Ekowisata Mangrove Pigapu

Senin, 22 Juni 2026 - 14:54 WIT

SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa

Berita Terbaru