13 Penumpang dan 1 Kernet Truk yang Dibakar KKB di Yahukimo Ditemukan Selamat

Endy Langobelen

Kamis, 1 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi memeriksa salah satu saksi korban yang berhasil melarikan diri dari serangan KKB di Yahukimo. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2024)

Polisi memeriksa salah satu saksi korban yang berhasil melarikan diri dari serangan KKB di Yahukimo. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2024)

YAHUKIMO – 13 penumpang dan 1 kernet truk berhasil ditemukan selamat pasca penghadangan dan penyerangan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Kabupaten Yahukimo pada 31 Juli 2024 lalu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, para penumpang dan kernet truk sempat tidak diketahui keberadaannya setelah melarikan diri dari serangan KKB yang mana seorang sopir atas nama Abdul Muzakir dibunuh dan dibakar truknya.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Bayu Suseno, saat dikonfirmasi mengatakan, 13 penumpang yang berada pada bak truk bagian belakang tersebut, saat terjadi penyerangan dan penghadangan oleh KKB, mereka masing-masing berlari untuk meyelamatkan diri.

“13 penumpang yang merupakan orang asli Papua itu, mereka berlari untuk meyelamatkan diri dan berdasarkan laporan yang kami terima dari Polres Yahukimo, bahwa 13 penumpang tersebut sudah berada di rumah mereka masing-masing dengan keadaan selamat,” terang Bayu.

Begitu pun salah satu kernet yang berada pada kabin depan truk bersama sopir dan satu kernet lainnya telah ditemukan selamat.

Saat ini, lanjut Bayu, Polres Yahukimo telah memeriksa seorang saksi korban yang juga merupakan penumpang truk yang selamat dari aksi KKB.

“Saksi menginformasikan bahwa 13 korban telah selamat termasuk saksi dan saat ini mereka sudah berada di rumah mereka masing-masing. 13 warga tersebut saat menumpang truk bertujuan untuk ke kebun,” ungkap Bayu.

Baca Juga :  Perahu Berpenumpang 11 Orang Hilang Kontak di Perairan Puriri Mimika

Dia menambahkan, saksi korban juga menyampaikan bahwa yang melakukan aksi penghadangan dan penyerangan adalah KKB Yahukimo yang mana tampak terlihat jelas oleh saksi 6 KKB itu membawa satu senjata api laras panjang dan senjata tajam lainya seperti parang, tombak, busur, dan panah.

“Kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat TNI-Polri agar hal-hal yang dapat menimbulkan Keresahan dapat dicegah,” pungkasnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIT

Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT