Bayi dengan Tali Pusat Masih Tersambung Ditemukan di Semak-semak di Timika

Ahmad

Jumat, 4 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi dan warga saat merespon ke tempat penemuan bayi. (Foto: Istimewa)

Polisi dan warga saat merespon ke tempat penemuan bayi. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Warga sekitaran Jalan Yos Soedarso, Lorong Cemara, Kelurahan Mawokau Jaya, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah, pada Kamis (3/10/2024) malam, dihebohkan dengan adanya penemuan bayi berjenis kelamin perempuan yang masih tersambung dengan tali pusat beserta ari-arinya.

Kapolsek Mimika Baru, AKP Jaihot Limbong, menyampaikan bayi tersebut ditemukan warga setempat sekitar pukul 22.50 WIT dalam kondisi terbungkus kantong kresek warna merah.

Warga kemudian melaporkannya ke Polsek Mimika Baru. Anggota Piket Polsek Mimika baru yang bertugas pun merespon ke tempat penemuan bayi dan langsung membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika.

Kapolsek menyebut, berdasarkan hasil temuan di lapangan, bayi yang ditemukan tersebut diduga baru lahir namun tidak dikehendaki oleh orang tuanya.

Bayi tak bersalah itu ditemukan di semak-semak yang tak jauh dari pemukiman warga.

“Saat ini kondisi bayi dalam keadaan sehat dan masih dalam penanganan serta perawatan intensif oleh pihak medis di RSUD Mimika,” kata Kapolsek dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/10/2024).

Di samping itu, Polsek Mimika Baru pun telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mimika untuk penanganan dan perawatan serta pengawasan terhadap bayi.

Baca Juga :  Mandenas Tekankan Pengawasan WNA di Timika, Dorong Kanwil Imigrasi Papua Tengah

Polisi akan terus mencari tahu informasi guna mengungkap orang tua yang membuang anaknya itu, dan berjanji memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolsek juga meminta kepada semua pihak dan masyarakat untuk membantu memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan orang tua maupun hal-hal yang dapat dijadikan sebagai petunjuk dalam proses hukum.

“Saat ini, kami terus lakukan pendalaman di lapangan guna mengetahui modus orang tua yang membuang bayinya dan tetap akan melakukan proses hukum sesuai prosedural,” pungkasnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perdamaian Konflik di Kwamki Narama Mimika Ditunda
Ratusan Pencaker di Mimika Laporkan Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja
Kriminalitas di Mimika Meningkat, Miras dan Narkoba Jadi Pemicu Utama
Uji DNA Disiapkan Ungkap Identitas Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah Mimika
Polisi Buru Pelaku Pecah Kaca Mobil di Mimika
Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:50 WIT

Perdamaian Konflik di Kwamki Narama Mimika Ditunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:45 WIT

Ratusan Pencaker di Mimika Laporkan Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:16 WIT

Kriminalitas di Mimika Meningkat, Miras dan Narkoba Jadi Pemicu Utama

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:10 WIT

Uji DNA Disiapkan Ungkap Identitas Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 23:35 WIT

Polisi Buru Pelaku Pecah Kaca Mobil di Mimika

Berita Terbaru

Manajemen PT Inkasakti dan PMI Kota Jayapura berfoto usai kegiatan donor darah di Jayapura, Papua, Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-42 PT Inkasakti tersebut berhasil mengumpulkan 41 kantong darah. GaleriPapua/Ikbal Asra

Event

HUT Ke-42, PT Inkasakti Kumpulkan 41 Kantong Darah

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:49 WIT

Suasana di lokasi perang Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama. (Foto: Istimewa)

Hukrim

Perdamaian Konflik di Kwamki Narama Mimika Ditunda

Jumat, 19 Jun 2026 - 16:50 WIT