Satu Iman, Seribu Harapan, Mgr. Bernardus Resmi Ditahbiskan, Ukir Sejarah Baru di Tanah Misi

Benaz

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Misa Pentahbisan Uskup Timika, Bernardus Bofitwos Baru, OSA oleh Mgr. Piero Pioppo. (Foto: Istimewa/Tangkap layar video siran langsung)

Suasana Misa Pentahbisan Uskup Timika, Bernardus Bofitwos Baru, OSA oleh Mgr. Piero Pioppo. (Foto: Istimewa/Tangkap layar video siran langsung)

MIMIKA – Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti Gereja Katedral Tiga Raja Timika pada Rabu pagi (14/5/2025), saat umat Katolik dari berbagai penjuru Papua dan Indonesia berkumpul untuk menyaksikan momen bersejarah yakni tahbisan Uskup Timika yang baru, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA.

Upacara tahbisan ini tidak hanya menjadi tonggak penting dalam kehidupan Gereja lokal, tetapi juga menandai kebangkitan pastoral Keuskupan Timika setelah vakum kepemimpinan selama hampir enam tahun, sejak wafatnya Mgr. John Philip Saklil, pada 3 Agustus 2019.

Perayaan Ekaristi tahbisan berlangsung agung dan penuh nuansa spiritual. Duta Besar Takhta Suci Vatikan untuk Indonesia dan ASEAN, Mgr. Piero Pioppo, memimpin konsekrasi, didampingi para Uskup dan Uskup Agung dari berbagai keuskupan di Indonesia, sebagai bentuk solidaritas dan dukungan gereja universal terhadap Keuskupan Timika.

Sebelum liturgi dimulai, Mgr. Bernardus diiringi dalam prosesi adat Papua dari halaman SMP YPPK Santo Bernardus menuju Katedral.

Prosesi tersebut dimeriahkan dengan tarian sakral Wuon dari Maybrat, memperlihatkan keindahan inkulturasi antara iman Katolik dan kekayaan budaya lokal.

Kehadiran para tokoh lintas agama, pejabat pemerintah, tokoh adat, serta komunitas religius memperkuat makna peristiwa ini sebagai momentum persatuan lintas batas yang mengakar kuat dalam nilai-nilai kebersamaan Papua.

Dalam pidato pertamanya sebagai Uskup, Mgr. Bernardus mengungkapkan rasa syukur atas penunjukan dari Paus Fransiskus dan mengajak seluruh umat untuk membangun Gereja yang ramah, terbuka, dan berbelarasa terhadap kelompok marjinal yang terpinggirkan.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Lepas 177 Jemaah Haji ke Tanah Suci

“Saya datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani. Mari kita hadirkan wajah Gereja yang peduli pada mereka yang kecil, miskin, tersingkir, dan difabel,” ujarnya disambut tepuk tangan umat.

Tahbisan ini menjadi awal baru bagi Gereja Katolik di Papua. Harapan besar kini disematkan pada kepemimpinan Mgr. Bernardus untuk menggembalakan umat dengan semangat rendah hati dan pelayanan yang membumi, sembari tetap menjaga akar budaya sebagai kekuatan khas dalam pewartaan Injil.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenhaj Papua: 823 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Tanah Air
391 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Makassar, Dua Masih Dirawat di Madinah
Masjid Nurul Hidayah Juara 1 Lomba Kebersihan Jelang Iduladha di Mimika Baru
Petrosea All Freeport Project Serahkan Satu Ekor Sapi Qurban kepada Masyarakat
Sambut Iduladha, 26 Masjid di Mimika Baru Bersaing dalam Lomba Kebersihan
387 Jemaah Haji Asal Papua Berangkat ke Arab Saudi Hari ini
Mimika Prioritaskan Jemaah Lansia dan Disabilitas dalam Keberangkatan Haji 1447 H
Parade Paskah Timika Tampilkan Toleransi dan Keragaman Warga

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:50 WIT

Kemenhaj Papua: 823 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Tanah Air

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:48 WIT

391 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Makassar, Dua Masih Dirawat di Madinah

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:29 WIT

Masjid Nurul Hidayah Juara 1 Lomba Kebersihan Jelang Iduladha di Mimika Baru

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:24 WIT

Petrosea All Freeport Project Serahkan Satu Ekor Sapi Qurban kepada Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:32 WIT

Sambut Iduladha, 26 Masjid di Mimika Baru Bersaing dalam Lomba Kebersihan

Berita Terbaru