OPM Klaim Tembak Mati 7 Anggota TNI di Intan Jaya, Pangdam XVII Cenderawasih: Itu Hoaks!

Endy Langobelen

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPNPB-OPM Kodap VIII Intan Jaya. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video pernyataan Undius Kogoya)

TPNPB-OPM Kodap VIII Intan Jaya. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video pernyataan Undius Kogoya)

INTAN JAYA – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap VIII Intan Jaya mengklaim telah menembak mati tujuh anggota TNI di Kampung Sugapa Lama, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Panglima TPNPB Kodap VIII Intan Jaya, Brigadir Jenderal Undius Kogoya, menyampaikan bahwa peristiwa penembakan itu terjadi dalam aksi kontak tembak pada 13 Mei 2025 lalu.

“Kami telah berhasil menembak tujuh anggota militer Indonesia dari jarak dekat dan salah satunya Danramil,” kata Undius dalam laporannya ke Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, Sabtu (17/5/2025) pukul 00.30 WIT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas kejadian itu, Undius menegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI agar segera menggumumkan tujuh korban jiwa tersebut.

Sebelumnya pihak TNI pun mengklaim menewaskan sebanyak 18 anggota TPNPB-OPM dalam operasinya di sejumlah kampung di Sugapa, Intan Jaya.

Baca Juga :  Patah Panah, Perang Saudara di Mimika Berakhir Damai

Perihal itu, Undius Kogoya menegaskan bahwa apa yang disampaikan TNI adalah tidak benar. Dia pun memberikan peringatan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI untuk tidak menyebarkan isu hoaks ke publik melalui media lokal dan nasional atas terbunuhnya anggota TPNPB sebanyak 18 orang.

“Itu adalah hoaks dan tidak benar. Yang benar adalah tiga orang anggota TPNPB gugur dan dua orang lainnya luka-luka saat terjadinya baku tembak pada 13 Mei 2025 di Distrik Hitadipa dan Distrik Sugapa,” tandasnya.

“Selain dari lima orang anggota TPNPB, semuanya (korban) adalah warga sipil yang militer Indonesia tembak mati, di antaranya gembala, kepala desa, Ibu-ibu dan anak-anak kecil dan warga sipil lainnya yang ditembak tanpa adanya kesalahan. Setelah ditembak lalu aparat militer pemerintah Indonesia menuduh warga sipil sebagai anggota TPNPB untuk membenarkan aksi keji mereka di publik,” imbuhnya.

Baca Juga :  Hendak Transaksi Ganja, Seorang WNA Papua New Guinea Dibekuk Polisi

Untuk memastikan klaimnya, Undius Kogoya pun telah melaporkan kepada Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB bahwa pihaknya membuka kesempatan dan memberikan jaminan keamanan bagi lembaga-lembaga kemanusiaan independen serta palang merah internasional untuk mencari kebenaran dan fakta yang terjadi di lapangan terkait operasi militer Indonesia pada 13 Mei 2025 hingga terjadinya penembakan terhadap banyak warga sipil di Intan Jaya.

Di samping itu, Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudi Puruwito, mengatakan bahwa klaim yang disampaikan Undius Kogoya adalah tidak benar. Dia menegaskan tidak ada satu pun korban dari pihak TNI.

“Saya pastikan info tersebut hoaks. Baik dari Kogasgab Papua, Koops Habema, maupun Ops Suasembada tidak ada korban MD. Dan info berita TNI menaruh bom di setiap jenazah TPNPB-OPM itu juga saya pastikan tidak benar,” jawab Rudi saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Senin (19/5/2025) malam.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika
Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika
Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar
Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika
Dua Orang Terluka dalam Bentrok Antar Pemuda di Gorong-gorong Timika

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Senin, 27 April 2026 - 23:14 WIT

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 April 2026 - 21:52 WIT

Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan

Senin, 27 April 2026 - 14:23 WIT

Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar

Berita Terbaru

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT