Bupati Johannes Rettob Optimis APBD-P 2025 Mimika Terserap dalam Empat Bulan

Ahmad

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob, optimistis Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2025 dapat terserap maksimal meski hanya memiliki waktu empat bulan.

APBD-P Kabupaten Mimika resmi disahkan pada Jumat, 22 Agustus 2025, setelah melalui pembahasan panjang selama tiga hari di Ruang Paripurna Lantai 2, Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika.

Dalam rapat tersebut, APBD-P Mimika ditetapkan sebesar Rp6,8 triliun dengan tambahan sekitar Rp572 miliar yang bersumber dari SILPA tahun sebelumnya serta Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Johannes mengakui waktu penyerapan terbilang singkat. Namun, ia menegaskan pemerintah daerah akan memfokuskan anggaran pada sektor-sektor yang wajib dan mendesak.

Baca Juga :  HUT ke-80 TNI, Ini Pesan Jenderal Agus Subiyanto

“Bisa (terserap, red). Saya kasih contoh gedung PKK itu tidak dibangun karena memang tidak mampu kita lakukan, itu kita geser untuk mandatori, gaji dan sebagainya,” jelas Johannes saat ditemui, Senin (25/8/2025).

Ia menuturkan, setidaknya ada empat fokus utama dalam penggunaan APBD-P. Pertama, memenuhi mandatori pendidikan.

Menurut Johannes, hal ini mendesak sebab dalam APBD induk porsi pendidikan baru mencapai 19,2 persen, sehingga perlu ditambah 1,8 persen untuk mencapai ketentuan minimal 20 persen.

“Kita hanya 20 persen, APBD induk itu kita hanya 19,2 persen sehingga kita harus menyelesaikan 1,8 persen. Ini yang pertama, ini yang terserap paling besar karena itu harus, kalau tidak kita dapat sanksi,” tegasnya.

Baca Juga :  Jelang Masa Kampanye, Bawaslu Mimika Beri Bimtek bagi Para Pengawas Distrik

Fokus kedua adalah membayar utang dari tahun sebelumnya. Ketiga, untuk pembayaran gaji pegawai yang jumlahnya terus meningkat, terutama setelah adanya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Sementara fokus keempat diarahkan untuk membiayai kegiatan prioritas yang tidak sempat dijalankan pada APBD induk, namun dinilai penting serta sejalan dengan visi dan misi pimpinan daerah.

“Kegiatan prioritas yang memang tidak bisa dilakukan tetapi prioritas dan juga sedikit berarah kepada saya dengan Pak Wakil punya visi misi,” pungkas Johannes.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenhaj Papua: 823 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Tanah Air
Disdukcapil Mimika Jemput Bola di Kawasan Pesisir Agimuga: 100 Persen Warga Dua Kampung Kini Kantongi Adminduk
Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Dukcapil Mimika Masuk Penilaian Zona Integritas Nasional
Disdukcapil Mimika Targetkan Integrasi Data Kependudukan Guna Cegah Bansos Salah Sasaran
Dukcapil Siaga, Membaca Arah Baru Tertib Adminduk di Mimika
Dukcapil Mimika Sosialisasi Adminduk, Diikuti Elemen Masyarakat
BBM Naik, Lima Proyek Strategis Rp94 Miliar di Mimika Dipangkas
Aplikasi OSS Melambat, DPMPTSP Mimika Datangkan Narasumber Dua Kementerian

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:50 WIT

Kemenhaj Papua: 823 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Tanah Air

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:01 WIT

Disdukcapil Mimika Jemput Bola di Kawasan Pesisir Agimuga: 100 Persen Warga Dua Kampung Kini Kantongi Adminduk

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:15 WIT

Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Dukcapil Mimika Masuk Penilaian Zona Integritas Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:43 WIT

Disdukcapil Mimika Targetkan Integrasi Data Kependudukan Guna Cegah Bansos Salah Sasaran

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:56 WIT

Dukcapil Siaga, Membaca Arah Baru Tertib Adminduk di Mimika

Berita Terbaru