MIMIKA – Empat jenazah korban tragedi jatuhnya helikopter PK-IWS milik PT Intan Angkasa dipulangkan ke kampung halaman masing-masing pada Jumat (12/9/2025).
Hal itu disampaikan Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika, Lucky Mahakena, dalam wawancara bersama media melalui sambungan telepon, Jumat siang.
Lucky menerangkan, sebelumnya RSUD Mimika telah melakukan visum berdasarkan permintaan dar kepolisian setelah jenazah keempat korban tiba di Ruang Jenazah RSUD Mimika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai dilakukan visum, selanjutnya dimandikan dan dikafani lalu dibawa ke mes kantor masing-masing tempat mereka bekerja.
“Siang ini, saya menerima informasi: mereka akan diterbangkan ke kampung halaman masing-masing pada pukul 12.00 WIT,” kata Lucky.
Adapun para jenazah korban adalah Eko Puja Sulandhono selaku Pilot dan Sudiarman selaku Helicopter Landing Officer (HLO). Keduanya merupakan kru penerbangan PT Intan Angkas Air Service.
Sedangkan dua korban lainnya yakni Sulfiki Kurniawan Manggasali dan Herwanto yang merupakan karyawan PT Palapa Timur Telematika.
Kata Lucky, jenazah Pilot Eko Puja diterbangkan ke Jakarta sedangkan rekannya Sudiarman diterbangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Sementara Sulfiki Kurniawan diterbangkan ke Biak, Provinsi Papua dan Herwanto diterbangkan ke Makassar, Sulsel.
Diberitakan sebelumnya, Tim SAR gabungan pada 11 September 2025, berhasil mengevakuasi keempat jenazah dari lokasi jatuhnya helikopter PK-IWS di sekitar Distrik Jila, Kabupaten Mimika.
Evakuasi tersebut dilakukan dengan mengguanakan dua helikopter milik PT Intan Angkasa Air Service dibatu dua unit heli Caracal milik TNI AU yang melakukan pengamanan melalui udara.
Setibanya di Mimika, para korban langsung diantar ke RSUD Mimika untuk dilakukan tindakan medis. Dengan berhasilnya proses evakuasi itu, maka operasi SAR pun dinyatakan ditutup.










