Pemkab Mimika Mulai Profiling ASN, Prioritaskan Pejabat Struktural dan Pemegang Pangkat Tinggi

Ahmad

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASN Pemkab Mimika mengikuti apel gabungan OPD di lapangan Kantor Puspem, Senin (17/11/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

ASN Pemkab Mimika mengikuti apel gabungan OPD di lapangan Kantor Puspem, Senin (17/11/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Pemerintah Kabupaten Mimika memastikan pelaksanaan profiling atau pemetaan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan digelar pada 24–27 November 2025 sesuai jadwal Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Agenda ini diproyeksikan menjadi dasar penting bagi penempatan pegawai yang lebih tepat dan berbasis kompetensi.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot, menjelaskan bahwa profiling pegawai merupakan kebutuhan mendesak agar sistem merit di lingkungan Pemkab Mimika dapat berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pemetaan ini, pemerintah ingin memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kemampuan dan latar belakang pendidikannya.

“Profiling ini ke depan menjadi dasar penempatan pegawai yang tepat sesuai kompetensinya,” ujar Ananias saat memimpin apel gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lapangan Kantor Puspem, Senin (17/11/2025).

Kuota 1.000 ASN Disetujui Hanya 668 Peserta

Tahun ini, Pemkab Mimika mengusulkan 1.000 ASN untuk mengikuti assessment. Namun, BKN hanya menyetujui 668 peserta. Keterbatasan kuota tersebut membuat pemerintah harus menetapkan skala prioritas.

Baca Juga :  BKPSDM Mimika Bakal Membangun Balai Pusdiklat Pertama di Papua Tengah

ASN yang diprioritaskan meliputi pejabat struktural eselon IIIa, IIIb, IVa, IVb, pejabat pada UPTD, serta pegawai berpangkat tinggi yang belum menduduki jabatan.

Sementara tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang masih aktif di sekolah, puskesmas, dan rumah sakit tidak diikutsertakan dalam tahap ini kecuali mereka yang sudah tidak memegang jabatan fungsional.

Ananias mengungkapkan bahwa pada 2023 dirinya sempat menginisiasi profiling dengan target 200 pegawai, namun hanya 153 ASN yang bersedia mengikuti.

Minimnya partisipasi, katanya, bisa jadi karena sebagian pegawai menganggap program ini tidak penting, padahal hasilnya berlaku hingga 2026 dan menjadi acuan penting dalam pembinaan SDM aparatur.

Bukan Syarat Jabatan, tetapi Pemetaan Kompetensi

Ananias menegaskan bahwa profiling bukanlah syarat bagi ASN untuk menduduki jabatan tertentu, melainkan pemetaan untuk melihat kesesuaian kompetensi.

Baca Juga :  Diduga Korban Penganiayaan, Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Jalan Bandara Lama Mimika

“Dengan profiling ini juga akan diketahui kualifikasi pendidikannya. Nanti akan ketahuan ASN mana yang berstatus di luar Mimika,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa Bupati Mimika, Johannes Rettob, telah menyampaikan kebijakan ini melalui pemberitaan resmi di berbagai media.

Bupati: Semua ASN Punya Hak Ikut, Tidak Perlu Panik

Bupati Mimika, Johannes Rettob atau John Rettob, menegaskan bahwa assessment adalah proses rutin dan objektif untuk melihat profil pegawai.

Ia meminta seluruh ASN tetap tenang dan mengikuti setiap tahapannya tanpa rasa cemas.

“Ini proses biasa. Semua ASN punya hak ikut tes ini. Assessment ini untuk melihat profil pegawai, bukan sesuatu yang perlu ditakuti,” ujar John, Minggu, 16 Oktober 2025.

Pemkab Mimika berharap pelaksanaan profiling yang lebih terstruktur ini mendorong penempatan ASN yang lebih adil, tepat, dan selaras dengan kebutuhan organisasi.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat
Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun
Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi
Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan
Pemkab Mimika Percepat Raperda Perumda Air Minum dan Limbah
Urgensi Ketahanan Keluarga dan Tertib Administrasi di Mimika
Disdukcapil Mimika Edukasi Warga Terkait Regulasi Nikah dan Cerai guna Tekan Konflik Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:56 WIT

Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WIT

Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:41 WIT

Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

Korban mendapat penanganan medis di RSUD Mimika. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Staf Ahli DPRK Mimika Dibacok Begal di Irigasi Ujung

Senin, 4 Mei 2026 - 02:18 WIT

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT