Beredar Video Klaim Kapiraya Masuk Wilayah Deiyai, Pemkab Mimika Belum Beri Respons

Ahmad

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekelompok orang mengklaim Kapiraya masuk wilayah Kabupaten Deiyai. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video yang beredar)

Sekelompok orang mengklaim Kapiraya masuk wilayah Kabupaten Deiyai. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video yang beredar)

MIMIKA — Sebuah video berdurasi 1 menit 16 detik beredar luas di grup WhatsApp, menampilkan sekelompok masyarakat yang mengaku memasuki kawasan Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Video itu merekam seorang pria berjaket hitam dan celana panjang warna khaki yang digulung hingga setengah lutut, berdiri bersama sekelompok orang lain.

Mereka terlihat memegang tiga papan putih yang diduga bertuliskan nama kampung baru di Kapiraya, yang dalam narasi mereka diklaim sebagai bagian dari distrik baru di Kabupaten Deiyai.

Pria dalam video tersebut menyatakan bahwa mereka sedang berada di Kampung Moroodadi, yang ia sebut sebagai wilayah Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai.

“Hari ini Senin, tanggal 17 November 2025 kami berada di Kampung Moroodadi, Distrik Kapiraya. Kami pemuda-pemuda sewilayah distrik baru dapat ada lima kampung, sudah tiga, kami sudah mendampingi dengan panutua baik dengan pengadilan,” ujarnya dalam video.

Ia menambahkan bahwa telah ada tim yang diturunkan ke Kampung Moroodadi untuk memasang papan nama kampung-kampung yang mereka klaim sebagai bagian dari wilayah baru tersebut.

Baca Juga :  Program Gerak Cepat Atasi Stunting di Mimika Tidak Efektif

“Jadi, bapak bupati kami sudah tahu, masyarakat menyampaikan terima kasih, itu saja kami sampaikan,” tutupnya.

Beredarnya video klaim tersebut muncul di tengah proses penyelesaian tapal batas antara Kabupaten Mimika dengan Kabupaten Deiyai serta sejumlah kabupaten lainnya.

Pemerintah Kabupaten Mimika sebelumnya menyampaikan bahwa upaya penyelesaian batas wilayah terus dilakukan melalui mekanisme resmi pemerintah daerah dan provinsi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mimika terkait video yang beredar.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bekuk Spesialis Curas dan Asusila, Beraksi di 16 Titik Mimika
Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka
Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi
Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan
Polisi Tangkap 5 Terduga Pemasok Logistik dan Amunisi KKB di Nabire
Operasi Ketupat Noken: 250 Personel Dikerahkan Amankan Ramadan dan Idulfitri di Mimika
Kapolres Mimika Luruskan Jumlah Korban Penembakan Grasberg, Olah TKP Dilanjutkan
Polisi Limpahkan Kasus Pasangan Kekasih Pengedar Sabu ke Kejari Mimika

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:39 WIT

Polisi Bekuk Spesialis Curas dan Asusila, Beraksi di 16 Titik Mimika

Senin, 16 Maret 2026 - 12:35 WIT

Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka

Senin, 16 Maret 2026 - 12:26 WIT

Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:37 WIT

Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:22 WIT

Polisi Tangkap 5 Terduga Pemasok Logistik dan Amunisi KKB di Nabire

Berita Terbaru