Personel Brimob Yon B Timika Diserang Panah di Kwamki Narama, Empat Orang Diamankan

Ahmad

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak panah menancap di bagian rusuk kanan tubuh korban. (Foto: Istimewa)

Anak panah menancap di bagian rusuk kanan tubuh korban. (Foto: Istimewa)

MIMIKA — Seorang personel Brimob Batalyon B Pelopor Timika menjadi korban penyerangan menggunakan panah tradisional oleh orang tak dikenal (OTK) di pertigaan jalan masuk Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (26/12/2025) dini hari.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.26 WIT. Korban berinisial Bharatu ZAR mengalami luka akibat panah yang mengenai bagian rusuk kanan tubuhnya saat melintas seorang diri menggunakan sepeda motor.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, korban saat itu melaju dari arah Kota Timika menuju Mile 32 melalui jalan poros baru Kwamki Narama.

Baca Juga :  Respon Cepat yang Terlambat: Drama Tahunan Banjir Mimika

Setibanya di pertigaan jalan masuk distrik tersebut, korban tiba-tiba dihadang oleh beberapa OTK dan langsung diserang menggunakan panah tradisional hingga mengenai tubuhnya.

Dalam kondisi terluka, korban berupaya menyelamatkan diri dengan memutar balik kendaraan menuju arah Kota Timika.

Korban kemudian singgah di Pos Cek Point 28 untuk meminta pertolongan. Namun, karena tidak tersedia kendaraan di pos tersebut, korban dibantu oleh warga yang melintas dan segera dilarikan ke RSUD Mimika guna mendapatkan penanganan medis.

“Hingga saat ini korban masih menjalani perawatan dan dalam penanganan pihak medis,” kata Iptu Hempy.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat bergerak cepat. Personel Intel Brimob Yon B Timika langsung menuju lokasi kejadian dan berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan.

Baca Juga :  Perahu Berpenumpang 6 Orang Terbalik di Asmat, Semua Ditemukan Selamat

Keempat terduga pelaku masing-masing berinisial TM, YM, HM, dan OM. Mereka saat ini telah diamankan di Polres Mimika untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika.

Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa tiga buah busur serta 33 pucuk anak panah yang diduga digunakan dalam aksi penyerangan tersebut.

Polres Mimika mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menghindari melintas di jalur sepi pada malam hari, serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Kos di Jalan Perintis Digerebek, Wanita Paruh Baya Ditangkap Bersama 36 Paket Sabu
Mediasi dengan Keluarga Korban, TNI Ungkap Kronologi Penembakan di Tembagapura
Operasi di Jayawijaya, Koops TNI Habema Amankan Senjata dan Munisi Diduga Milik OPM
Polres Mimika Musnahkan 420 Gram Sabu Senilai Rp1 Miliar
Sat Resnarkoba Polres Mimika Bongkar Pabrik Miras, Pelaku Raib di Balik Sungai
Kasus Begal Sadis di Bougenville Mimika Masuk Tahap II, Dua Tersangka Segera Disidangkan
Tiga Pria Diburu Polisi Usai Penganiayaan Maut di Belakang Grapari Timika
Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:15 WIT

Rumah Kos di Jalan Perintis Digerebek, Wanita Paruh Baya Ditangkap Bersama 36 Paket Sabu

Senin, 11 Mei 2026 - 22:30 WIT

Mediasi dengan Keluarga Korban, TNI Ungkap Kronologi Penembakan di Tembagapura

Senin, 11 Mei 2026 - 19:23 WIT

Operasi di Jayawijaya, Koops TNI Habema Amankan Senjata dan Munisi Diduga Milik OPM

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Polres Mimika Musnahkan 420 Gram Sabu Senilai Rp1 Miliar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:01 WIT

Sat Resnarkoba Polres Mimika Bongkar Pabrik Miras, Pelaku Raib di Balik Sungai

Berita Terbaru

FGD - Peserta berfoto bersama usai Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta di Kota Jayapura di tengah tingginya angka kasus dan masih kuatnya stigma terhadap pasien. Galeripapua/Ikbal Asra

Pemerintahan

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:18 WIT

Kesehatan - Peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta, pengurangan stigma terhadap pasien, serta penguatan kolaborasi lintas sektor di Kota Jayapura. Galeripapua/ Ikbal Asra

Kesehatan

LKC Dompet Dhuafa Papua Gelar FGD Bahas Eliminasi Kusta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:26 WIT