Persipuja Ditahan Persido 0-0, Pelatih Akui Persiapan Minim dan Skuad Terbatas

Kevin Kurni

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatih Persipuja Puncak Jaya, Feydi Oroh, didampingi Kapten Kesebelasan, Yopan Marlon Musendi, dalam konferensi pers usai pertandingan perdana di Stadion Wania Imipi, Mimika, Papua Tengah, Senin (9/3/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pelatih Persipuja Puncak Jaya, Feydi Oroh, didampingi Kapten Kesebelasan, Yopan Marlon Musendi, dalam konferensi pers usai pertandingan perdana di Stadion Wania Imipi, Mimika, Papua Tengah, Senin (9/3/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – MIMIKA – Persipuja Puncak Jaya harus puas mengamankan satu poin setelah ditahan imbang Persido Dogiyai dengan skor 0-0 pada laga perdana Grup A Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah di Stadion Wania Imipi, Mimika, Senin (9/3/2026).

Meski gagal meraih kemenangan, pelatih Persipuja Feydi Oroh tetap mensyukuri hasil tersebut. Ia menilai para pemain sudah tampil maksimal meskipun waktu persiapan tim sangat terbatas.

“Untuk hari ini, pertandingan pertama lawan Dogiyai puji Tuhan dapat satu poin. Saya rasa pemain tadi bermain sudah maksimal dengan masa persiapan yang memang singkat, tapi untuk tim saya rasa penampilan terbaik tadi,” ujar Feydi dalam konferensi pers usai pertandingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Feydi mengakui keterbatasan jumlah pemain menjadi tantangan tersendiri bagi timnya. Persipuja hanya membawa 21 pemain ke Mimika, sementara beberapa di antaranya juga sedang mengalami cedera.

“Untuk tim, kita mungkin dari jumlah pemain ini kita tim Persipuja yang paling sedikit, 21 pemain. Tambah ada beberapa yang cedera, kita memang memaksimalkan pemain-pemain yang ada saja,” jelasnya.

Meski belum meraih kemenangan di laga pembuka, Feydi menegaskan timnya tetap menargetkan tiga poin pada pertandingan berikutnya saat menghadapi tuan rumah Persemi Mimika.

“Target kami pokoknya setiap pertandingan itu harus tiga poin. Tapi mungkin hari ini belum. Saya percaya kita akan berubah di match kedua lawan tuan rumah. Saya yakin anak-anak bisa,” tegasnya.

Sementara itu, Kapten Persipuja, Yopan Marlon Musendi, menilai secara keseluruhan permainan tim sudah cukup baik, terutama jika melihat waktu persiapan yang sangat terbatas.

“Kalau dari saya pribadi, saya melihat untuk keseluruhan dari waktu persiapan kami yang minim sudah sangat bagus. Kita membangun kerja sama tim itu memang susah kalau menurut saya karena butuh waktu yang agak lama. Cuma untuk kesiapan yang minim, dengan hasil tadi, kami mengucap syukur. Dogiyai juga tim yang bagus,” kata Yopan.

Baca Juga :  Meski Kalah atas Uzbekistan, Kapolda Papua Apresiasi Perjuangan Timnas Indonesia

Namun Yopan juga memberikan catatan terkait kualitas lapangan pertandingan yang menurutnya perlu menjadi perhatian serius jika ingin meningkatkan kualitas sepak bola daerah.

“Mungkin ini pelajaran untuk kita, untuk pengurus ataupun ini. Ke depan kalau bisa ya kita utamakan dia punya kualitas lapangan ya. Kita percuma di sini juara tapi kita tidak menunjukkan kualitas bermain. Sama saja kita keluar ke Jawa, kita tidak bisa bersaing dengan tim di sana. Mereka mainnya sentuhan. Contoh saja kemarin tim yang juara sini, tapi dia keluar ke sana kualitas mainnya beda sekali,” ungkap Yopan.

Ia berharap kualitas infrastruktur lapangan ke depan dapat ditingkatkan agar mendukung perkembangan sepak bola modern di Tanah Papua, khususnya di Papua Tengah.

Meski gagal meraih kemenangan, pelatih Persipuja Feydi Oroh tetap mensyukuri hasil tersebut. Ia menilai para pemain sudah tampil maksimal meskipun waktu persiapan tim sangat terbatas.

“Untuk hari ini, pertandingan pertama lawan Dogiyai puji Tuhan dapat satu poin. Saya rasa pemain tadi bermain sudah maksimal dengan masa persiapan yang memang singkat, tapi untuk tim saya rasa penampilan terbaik tadi,” ujar Feydi dalam konferensi pers usai pertandingan.

Feydi mengakui keterbatasan jumlah pemain menjadi tantangan tersendiri bagi timnya. Persipuja hanya membawa 21 pemain ke Mimika, sementara beberapa di antaranya juga sedang mengalami cedera.

“Untuk tim, kita mungkin dari jumlah pemain ini kita tim Persipuja yang paling sedikit, 21 pemain. Tambah ada beberapa yang cedera, kita memang memaksimalkan pemain-pemain yang ada saja,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolda Cup 2026 Digelar di Mimika, 31 Tim SMP Rebutkan Trofi dan Asah Bakat

Meski belum meraih kemenangan di laga pembuka, Feydi menegaskan timnya tetap menargetkan tiga poin pada pertandingan berikutnya saat menghadapi tuan rumah Persemi Mimika.

“Target kami pokoknya setiap pertandingan itu harus tiga poin. Tapi mungkin hari ini belum. Saya percaya kita akan berubah di match kedua lawan tuan rumah. Saya yakin anak-anak bisa,” tegasnya.

Sementara itu, Kapten Persipuja, Yopan Marlon Musendi, menilai secara keseluruhan permainan tim sudah cukup baik, terutama jika melihat waktu persiapan yang sangat terbatas.

“Kalau dari saya pribadi, saya melihat untuk keseluruhan dari waktu persiapan kami yang minim sudah sangat bagus. Kita membangun kerja sama tim itu memang susah kalau menurut saya karena butuh waktu yang agak lama. Cuma untuk kesiapan yang minim, dengan hasil tadi, kami mengucap syukur. Dogiyai juga tim yang bagus,” kata Yopan.

Namun Yopan juga memberikan catatan terkait kualitas lapangan pertandingan yang menurutnya perlu menjadi perhatian serius jika ingin meningkatkan kualitas sepak bola daerah.

“Mungkin ini pelajaran untuk kita, untuk pengurus ataupun ini. Ke depan kalau bisa ya kita utamakan dia punya kualitas lapangan ya. Kita percuma di sini juara tapi kita tidak menunjukkan kualitas bermain. Sama saja kita keluar ke Jawa, kita tidak bisa bersaing dengan tim di sana. Mereka mainnya sentuhan. Contoh saja kemarin tim yang juara sini, tapi dia keluar ke sana kualitas mainnya beda sekali,” ungkap Yopan.

Ia berharap kualitas infrastruktur lapangan ke depan dapat ditingkatkan agar mendukung perkembangan sepak bola modern di Tanah Papua, khususnya di Papua Tengah.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkah Wrestle Mansawan Atlet flag football dari Mimika ke Podium Ningbo Tiongkok
Turnamen Kapolda Cup II Resmi Ditutup, SMAN 3 Kokonao Bawa Pulang Trofi
SMAN 3 Kokonao Juara Kapolda Cup Season II Usai Bantai SMA Taruna 3-0
SMA YPPGI Mimika Juara 3 Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II
Siapkan Kekuatan Penuh, SMAN 3 Kokonao Yakin Menang atas SMA Taruna di Final Kapolda Cup II
SMA Taruna Optimis Hadapi Laga Final Kapolda Cup II 2026
Batalyon B Pelopor Timika Juara Internal Polri Kapolda Cup II Usai Tekuk Pas 3 Pelopor 2-0
Tekuk Polsek Miru 3-1, Tim Panpel Sabet Juara 3 Turnamen Internal Polri Kapolda Cup II

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:27 WIT

Langkah Wrestle Mansawan Atlet flag football dari Mimika ke Podium Ningbo Tiongkok

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:34 WIT

Turnamen Kapolda Cup II Resmi Ditutup, SMAN 3 Kokonao Bawa Pulang Trofi

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:28 WIT

SMAN 3 Kokonao Juara Kapolda Cup Season II Usai Bantai SMA Taruna 3-0

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:55 WIT

SMA YPPGI Mimika Juara 3 Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:49 WIT

Siapkan Kekuatan Penuh, SMAN 3 Kokonao Yakin Menang atas SMA Taruna di Final Kapolda Cup II

Berita Terbaru