Pertamina Jamin Stok BBM di Mimika Aman

Ahmad

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Patra Niaga Regional II Papua Tengah bersama Disperindag saat menyisir SPBU SP 2 dalam sidak darurat, Rabu (18/3/2026) pagi. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pertamina Patra Niaga Regional II Papua Tengah bersama Disperindag saat menyisir SPBU SP 2 dalam sidak darurat, Rabu (18/3/2026) pagi. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Pertamina memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, masih mencukupi dalam beberapa hari ke depan meski ketegangan di Timur Tengah memicu kekhawatiran terhadap distribusi energi global. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu antrean di SPBU.

Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Tengah, Junaedi Kala, mengatakan ketahanan stok bahan bakar minyak (BBM) di Timika saat ini berada pada kisaran 8 hingga 14 hari. Pasokan tambahan dijadwalkan masuk secara bertahap untuk menjaga stabilitas distribusi.

“Stok di Timika masih aman. Suplai berikutnya masuk pada 1 April, disusul avtur pada 3 April, sehingga ketersediaan dipastikan tidak terputus,” kata Junaedi kepada Galeri Papua, Senin, 30 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konflik di Timur Tengah turut memberi tekanan pada sektor energi nasional. Junaedi menyebut sekitar 20 persen pasokan BBM Indonesia terdampak gangguan distribusi di kawasan tersebut. Namun, diversifikasi sumber pasokan dinilai menjadi kunci menjaga ketahanan energi. “Pemerintah dan manajemen pusat sudah menyiapkan langkah mitigasi, termasuk suplai alternatif dari Amerika Serikat dan Singapura. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok di lapangan terus dipantau,” ujarnya.

Baca Juga :  Lapangan Kerja di Mimika Bertambah, Pengangguran Masih Naik Tipis

Pertamina mengonfirmasi rencana penyesuaian harga BBM nonsubsidi mulai awal April di tengah potensi kenaikan harga minyak dunia. Namun, besaran perubahan untuk wilayah Papua masih menunggu keputusan pemerintah pusat. “Kami belum menerima detail apakah akan ada kenaikan signifikan. Data harga akan diperbarui secara nasional pada akhir bulan,” kata Junaedi.

Selain itu juga, Pertamina memantau penjualan BBM di SPBU secara real-time untuk mengantisipasi spekulasi dan lonjakan pembelian tidak wajar. “Setiap transaksi terekam melalui sistem digital untuk mendeteksi lonjakan volume penjualan yang tidak wajar.” imbuhnya.

Pertamina tak segan menindak tegas lembaga penyalur yang terbukti bekerja sama dengan penimbun, serta tidak akan mentolerir praktik yang mengganggu distribusi BBM dan merugikan masyarakat.

Baca Juga :  TSE Group Bangun Pabrik Biogas Pertama di Papua Selatan

Bupati Mimika Johannes Rettob, memastikan ketersediaan bahan bakar avtur untuk operasional penerbangan di Bandara Mozes Kilangin masih dalam kondisi aman. “Untuk avtur, sampai sekarang masih aman. Belum ada keluhan yang kami terima,” ujar johannes.

Meski demikian, ia mengakui bahwa kondisi distribusi bahan bakar secara umum masih perlu diwaspadai, terutama untuk kebutuhan lain seperti kendaraan roda dua di dalam kota. “Kita belum tahu ke depan seperti apa, karena pelan-pelan kuota bahan bakar ini mulai dikurangi,” katanya.

Johannes mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam menyikapi berbagai kebijakan terkait pengendalian konsumsi bahan bakar, termasuk wacana work from anywhere (WFA) yang diterapkan di sejumlah daerah. “Kita berharap kondisi tetap aman. Jangan sampai masyarakat panik karena kebijakan-kebijakan yang ada,” ujarnya.

Wartawan Kevin Kurni, berkontribusi dalam artikel ini.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikan Tongkol dari Fakfak Masuk Mimika Dipastikan Aman Konsumsi
Tembus Pasar Global: Papua Tengah Cetak Sejarah Ekspor Perdana 42 Ton Ikan Bawal ke Malaysia
UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026
Pemkab Mimika Bakal Sulap Pasar Mapurujaya yang Terbengkalai Jadi Pasar Ikan
Harga Sayur di Timika Melonjak Jelang Iduladha
Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare
IHLS Gelar Bazaar di SAGA Waena, Tawarkan 15 Ribu Perkakas Rumah Tangga
Defisit Rp600 Miliar Mengintai, Mimika Percepat Diversifikasi Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:21 WIT

Tembus Pasar Global: Papua Tengah Cetak Sejarah Ekspor Perdana 42 Ton Ikan Bawal ke Malaysia

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:27 WIT

UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:09 WIT

Pemkab Mimika Bakal Sulap Pasar Mapurujaya yang Terbengkalai Jadi Pasar Ikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:08 WIT

Harga Sayur di Timika Melonjak Jelang Iduladha

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:30 WIT

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT