Home / DPR

Dorong Kampung Nelayan Merah Putih di Poumako Mimika, John Gobay Soroti Krisis BBM

Kevin Kurni

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPR Papua Tengah, John Gobay. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Wakil Ketua Komisi IV DPR Papua Tengah, John Gobay. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA — Wakil Ketua Komisi IV DPR Papua Tengah, John Gobay, mendorong percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan Poumako sebagai pusat (hub) perikanan terpadu.

Dorongan ini disampaikan di sela kegiatan hearing pimpinan DPR Papua Tengah di Hotel Horison Diana, Timika, Papua Tengah, Selasa (5/5/2026).

Dalam pernyataannya, John menyoroti persoalan mendasar yang masih dihadapi nelayan, yakni keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) akibat belum tersedianya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap di Poumako itu ada Kampung Nelayan Merah Putih yang hub ya. Karena hub itu tentu juga harus dibangun SPBN-nya dan fasilitas lainnya seperti es batu dan lain-lain,” ujarnya.

Menurutnya, program nasional Kampung Nelayan Merah Putih menjadi momentum strategis untuk membangun ekosistem perikanan terintegrasi di Mimika.

Baca Juga :  Bakar Batu Tandai Dukungan Masyarakat Suku Nduga untuk AIYE

Ia menekankan pentingnya pengelolaan berbasis koperasi agar sistem lebih tertata dan berpihak pada nelayan lokal.

Selain persoalan BBM, John juga menyoroti praktik transshipment atau bongkar muat ikan di tengah laut yang dinilai merugikan daerah.

Ia menegaskan perlunya regulasi yang mewajibkan kapal untuk menurunkan sebagian hasil tangkapan di pelabuhan lokal.

“Terus tentu juga nanti soal transhipment kapal-kapal yang kemudian bongkar di tengah laut dan kembali ke Jawa. Jadi ikan laut di Mimika ini memberi makan kepada konsumen-konsumen yang ada di luar Papua,” jelasnya.

Ia turut mengaitkan pembangunan kampung nelayan dengan filosofi hidup masyarakat Mimika, yakni 3S: sagu, sampan, dan sungai. Pemerintah, kata dia, harus memastikan masyarakat pesisir dapat melaut dengan aman dan sejahtera.

Baca Juga :  Starlink Bikin Kafe Mulo di Timika Panen Cuan, Omset Naik 5 Kali Lipat

John menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi, mulai dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perhubungan, hingga pihak swasta seperti PT Freeport Indonesia.

Forum hearing menjadi ruang untuk menyatukan pandangan dan menyepakati langkah konkret ke depan.

“Kita tidak hanya dengar pendapat, tapi juga membangun kesepakatan. Dukungan masyarakat pesisir juga penting agar potensi emas biru (biota laut) ini benar-benar dinikmati oleh orang asli Papua,” katanya.

Terkait lokasi pengembangan, Poumako dinilai paling siap karena memiliki akses dan dukungan energi yang lebih baik dibanding wilayah pesisir lainnya.

“Ini kebutuhan masyarakat. Pemerintah tidak akan membawa pulang program ini ke Jakarta. Jadi harus kita dukung bersama,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fraksi Gerakan Bersatu Desak Pemkab Mimika Wajibkan Perusahaan Prioritaskan OAP
Fraksi Eme Neme Yauware Desak Puskesmas 24 Jam dan Soroti Krisis Air Bersih di Mimika
DPRK Mimika Maklumi Ketidakhadiran Bupati, Berharap Hadir pada Sidang LKPJ Berikutnya
DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif
Rencana Penerapan Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Perlu Kajian yang Matang
SPBU SP 2 Disanksi, DPRK Mimika Wanti-wanti Penimbunan Pertalite
DPRK Mimika Usulkan Perda Pendidikan, Jamin Kelanjutan Kuliah Lulusan SMA
Dermaga Sipu-Sipu Kembali Dibahas, DPRP Dorong Kapal Perintis Aktif Lagi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:48 WIT

Fraksi Gerakan Bersatu Desak Pemkab Mimika Wajibkan Perusahaan Prioritaskan OAP

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:42 WIT

Fraksi Eme Neme Yauware Desak Puskesmas 24 Jam dan Soroti Krisis Air Bersih di Mimika

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:16 WIT

DPRK Mimika Maklumi Ketidakhadiran Bupati, Berharap Hadir pada Sidang LKPJ Berikutnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:07 WIT

DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:07 WIT

Rencana Penerapan Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Perlu Kajian yang Matang

Berita Terbaru

Kantor Disdukcapil Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

Data Penduduk Mimika Semester I 2026: 325.596 Jiwa

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIT

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Bupati Mimika Ancam Cabut Izin Usaha Jika Buang Sampah Sembarangan

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:01 WIT

Jenazah korban tergeletak di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Mimika, dengan sejumlah panah menancap di sekujur tubuhnya. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Hukrim

Pembunuhan di Kwamki Narama, Polisi Buru Pelaku Utama

Selasa, 4 Agu 2026 - 10:00 WIT

Ketua I KNPB Pusat Warpo Wetipo (kanan) didampingi Juru Bicara KNPB Pusat Ogram Wanimbo menyampaikan pernyataan sikap dalam aksi KNPB di Jayapura, Senin, 3 Agustus 2026. KNPB menyerukan pembukaan akses bantuan kemanusiaan internasional ke wilayah konflik di Papua serta mendorong penyelesaian konflik melalui jalur internasional. GaleriPapua/ Ikbal Asra.

Organisasi

KNPB Desak ICRC Tekan Indonesia Buka Akses Kemanusiaan di Papua

Senin, 3 Agu 2026 - 22:47 WIT