LKC Dompet Dhuafa Papua Gelar FGD Bahas Eliminasi Kusta

Ikbal Asra

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesehatan - Peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta, pengurangan stigma terhadap pasien, serta penguatan kolaborasi lintas sektor di Kota Jayapura. Galeripapua/ Ikbal Asra

Kesehatan - Peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta, pengurangan stigma terhadap pasien, serta penguatan kolaborasi lintas sektor di Kota Jayapura. Galeripapua/ Ikbal Asra

Galeripapua, Jayapura – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Papua menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang kusta di Puskesmas Abepura sebagai upaya memperkuat kolaborasi percepatan eliminasi kusta di Kota Jayapura. Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Kota Jayapura, tenaga kesehatan puskesmas, serta penanggung jawab program kesehatan di tingkat layanan primer.

Pelaksanaan FGD eliminasi kusta ini untuk merumuskan solusi komprehensif terkait masih adanya kantong-kantong penularan kusta, terutama di wilayah timur Indonesia, tingginya stigma sosial di masyarakat, serta tantangan akses pengobatan yang berdampak pada disabilitas pasien.

Koordinator Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa, Tumijan, menjelaskan pelaksanaan FGD bertujuan menyamakan persepsi antarprogram kesehatan dalam penanganan kusta, mulai dari penanggung jawab gizi, program kusta, hingga kesehatan lingkungan di puskesmas. Diskusi kelompok itu juga menjadi wadah membangun pola kerja sama lintas sektor selama pelaksanaan program eliminasi kusta di Kota Jayapura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapannya melalui FGD ini terbangun kesamaan persepsi dan kerja sama lintas sektoral untuk mempercepat penyembuhan dan eliminasi kusta di Kota Jayapura,” kata Tumijan kepada Galeripapua, Sabtu, 23 Mei 2026.

Tumijan mengatakan Kota Jayapura menjadi salah satu dari lima kota yang mendapat proyek percepatan penanganan kasus kusta. Dalam program tersebut, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa melakukan intervensi berupa pemberian nutrisi atau Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi pasien kusta, serta paket higiene sanitasi untuk mendukung kebersihan diri pasien.

Baca Juga :  24 Cabor Siap Memeriahkan Porkab Mimika 2023

Program intervensi tersebut akan mulai dilaksanakan di tiga puskesmas, yakni Puskesmas Hamadi, Puskesmas Jayapura Utara, dan Puskesmas Abepura.

Tumijan menegaskan penanganan kusta membutuhkan keterlibatan lintas sektor, tidak hanya tenaga kesehatan, tetapi juga dukungan masyarakat untuk mengurangi stigma terhadap pasien kusta dan meningkatkan kepatuhan pengobatan.

Supervisor Kusta dan Frambusia Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Dorkas Elly, mengatakan Kota Jayapura terpilih sebagai salah satu pilot project percepatan eliminasi kusta di Indonesia karena tingginya angka penemuan kasus dalam lima tahun terakhir.

“Selama lima tahun berturut-turut Kota Jayapura termasuk daerah dengan penemuan kasus kusta paling banyak,” kata Dorkas usai Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta di Puskesmas Abepura.

Dinas Kesehatan Kota Jayapura mencatat sebanyak 503 pasien kusta masih menjalani pengobatan hingga triwulan I 2026. Jumlah tersebut merupakan akumulasi pasien sejak 2024 hingga 2026 yang masih menjalani terapi karena masa pengobatan berlangsung selama 12 bulan.

Baca Juga :  Sejarah Baru di Mimika: Putra Kamoro Pertama Duduki Kursi Pj Sekda

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, Dinas Kesehatan menemukan 161 kasus baru kusta. Sedangkan sepanjang 2025, jumlah kasus baru mencapai 430 kasus.

Dorkas mengatakan penemuan kasus dilakukan melalui program Active Case Finding (ACF) atau pencarian kasus aktif yang digelar pada Februari 2026. Dari target pemeriksaan 23 ribu orang yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, capaian pemeriksaan di Kota Jayapura mencapai 25 ribu orang.

Dalam kegiatan ACF tersebut, Dinas Kesehatan menemukan 270 kasus baru kusta dan seluruhnya telah mendapatkan intervensi pengobatan. Namun sebagian pasien tidak lagi terpantau karena berdomisili di luar Kota Jayapura. “Dari 270 kasus baru yang ditemukan selama kegiatan ACF, semuanya sudah diintervensi,” ujarnya.

Dorkas menyebut tingkat kesembuhan pasien kusta di Kota Jayapura rata-rata berada di atas 80 persen setiap tahun. Meski demikian, tantangan utama penanganan kusta masih berkaitan dengan stigma sosial dan rendahnya keterbukaan pasien kepada keluarga.

Selain stigma, penolakan terhadap pemberian obat kemoprofilaksis atau obat pencegahan juga masih ditemukan di masyarakat. Karena itu, Dinas Kesehatan terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi terkait penanganan serta pencegahan kusta di Kota Jayapura.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit
PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria
PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria
Kasus Malaria Mimika Tembus 118 Ribu, YACP Dorong Media Jadi Penggerak Pencegahan
Pemuda Muslim Dorong Pelajar Jadi Agen Pencegahan Malaria di Mimika
Asap Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Amungsa Cares Papua Imbau Penggunaan Masker
Kabut Asap Picu Kenaikan Kasus ISPA di Mimika, Dinkes Catat Lebih dari 63 Ribu Penderita
Kasus Malaria Puskesmas Timika Naik 6,4 Persen, Pemeriksaan Diperluas

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:18 WIT

Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIT

PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:59 WIT

PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:00 WIT

Kasus Malaria Mimika Tembus 118 Ribu, YACP Dorong Media Jadi Penggerak Pencegahan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:08 WIT

Pemuda Muslim Dorong Pelajar Jadi Agen Pencegahan Malaria di Mimika

Berita Terbaru

Jajaran Pemda Mimika dalam kegiatan upacara HUT ke-30 Kabupaten Mimika di halaman Kantor Pusat Pemerintahan, Jalan Poros SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (12/10/2026). (Foto: Galeri Papua/Fernando Rio)

Pemerintahan

HUT ke-30 Mimika, Bupati Minta OPD Evaluasi Program Pembangunan

Senin, 12 Okt 2026 - 13:23 WIT