Tiga Tahun Belajar di Luar Papua, Lulusan ADEM Kembali dan Siap Raih Bangku Kuliah

Endy Langobelen

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai kegiatan penjemputan dan pelepasan siswa-siswi ADEM tahun 2023 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah di Aula SMP Negeri 2 Mimika, Jalan Budi Utomo, Timika, Rabu (10/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Foto bersama usai kegiatan penjemputan dan pelepasan siswa-siswi ADEM tahun 2023 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah di Aula SMP Negeri 2 Mimika, Jalan Budi Utomo, Timika, Rabu (10/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Papua Tengah. Puluhan siswa penerima program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) angkatan 2023 yang menempuh pendidikan di berbagai daerah di luar Papua kini telah menyelesaikan studi mereka dan kembali ke daerah asal dengan membawa pengalaman, wawasan, serta semangat baru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Momen penuh haru itu berlangsung dalam kegiatan penjemputan dan pelepasan siswa-siswi ADEM tahun 2023 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah di Aula SMP Negeri 2 Mimika, Jalan Budi Utomo, Timika, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, Tino Tarubaba, bersama jajaran, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, para pembina, orang tua, serta siswa-siswi penerima beasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan menengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi ditandai dengan penyerahan kembali para siswa kepada orang tua setelah tiga tahun menempuh pendidikan di luar Papua.

Tino Tarubaba menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan para siswa yang mampu menyelesaikan pendidikan hingga lulus.

“Ini sesuatu hal yang kami sangat apresiasi dan bangga, karena tiga tahun lamanya anak-anak kami ini boleh menempuh pendidikan menengah di luar Papua. Puji Tuhan mereka boleh kembali ke daerah mereka masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, program ADEM tidak hanya memberikan kesempatan belajar di sekolah unggulan di luar Papua, tetapi juga menjadi sarana bagi para siswa untuk belajar beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun karakter, serta memperluas wawasan.

Baca Juga :  Lapas Timika Fasilitasi Warga Binaan Ikut Sekolah Paket

Ia menilai para peserta ADEM telah menunjukkan semangat dan motivasi yang tinggi selama mengikuti pendidikan.

“Anak-anak kami ini mendapat pengalaman baru dalam kehidupan mereka, bagaimana beradaptasi dengan lingkungan di luar Papua dan bisa menempatkan diri dengan teman-teman mereka di sana. Kami melihat mereka memiliki semangat yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” katanya.

Lebih lanjut, Tino menjelaskan bahwa lulusan ADEM memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan melalui program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik). Para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan menengah telah diarahkan untuk mendaftar pada program tersebut.

Ia juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka agar dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Pendidikan merupakan investasi yang sangat penting bagi masa depan anak-anak kita. Karena itu dukungan orang tua sangat dibutuhkan agar mereka tetap semangat melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga terus membuka kesempatan bagi generasi muda lainnya melalui program ADEM tahun 2026.

Tino mengungkapkan, hingga saat ini telah tercatat 105 calon peserta dari delapan kabupaten di Papua Tengah yang mendaftar untuk mengikuti program tersebut.

Baca Juga :  Siswi Teknik SMKS Don Bosco Timika Sabet Juara 2 Lomba LKS Pengelasan Se-Papua Tengah

Jumlah tersebut terdiri dari 12 peserta dari Kabupaten Mimika, 14 peserta dari Puncak, 14 peserta dari Puncak Jaya, 13 peserta dari Deiyai, 13 peserta dari Paniai, 13 peserta dari Dogiyai, 14 peserta dari Intan Jaya, dan 12 peserta dari Nabire.

“Kami berharap anak-anak yang terpilih nanti bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik sampai lulus. Kalau jumlahnya 105 orang, harapan kami tahun 2029 mereka juga lulus 105 orang,” katanya.

Salah satu lulusan ADEM asal Mimika, Rosalina Edoway, mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari program tersebut. Selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMK Negeri 2 Subang, Jawa Barat, ia banyak memperoleh pengalaman berharga.

“Selama saya belajar di Jawa, puji Tuhan semuanya berjalan lancar. Meskipun setiap hari ada tantangan baru dan banyak perbedaan, saya berusaha menyesuaikan diri dan akhirnya bisa bertahan sampai tiga tahun serta kembali dalam keadaan sehat dan selamat,” ungkapnya.

Rosalina juga mengaku telah mendaftarkan diri untuk mengikuti program ADik dan kini menunggu hasil seleksi yang dijadwalkan diumumkan pada Agustus mendatang.

Dengan berakhirnya masa pendidikan para siswa ADEM angkatan 2023 dan dibukanya kembali peluang bagi peserta baru tahun 2026, program afirmasi pendidikan terus menjadi jembatan penting bagi putra-putri Papua Tengah untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi dan membangun masa depan yang lebih baik.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka
Rumah Pintar Hadir di Pedalaman Puncak Jaya, Buka Akses Belajar Anak-anak Papua
Pendidikan di Waa Banti Mimika Belum Maksimal, Polisi Buka Kelas Darurat
Resmikan Asrama Rp12 Miliar di Timika, Bupati Intan Jaya Fokus Bangun SDM
DPRK Temukan Asrama Putri Mamberamo Raya Terbengkalai sejak 2023
UNCEN-Rumapapua Kenalkan Inovasi Produk Bahan Alam Papua
Freeport Pacu SDM Papua Kuasai AI, Pelatihan di Timika Diserbu Ratusan Peserta
Polsek Mimika Baru Masuk SD, Tekan Kasus Bullying Sejak Dini

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:19 WIT

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:51 WIT

Rumah Pintar Hadir di Pedalaman Puncak Jaya, Buka Akses Belajar Anak-anak Papua

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:56 WIT

Pendidikan di Waa Banti Mimika Belum Maksimal, Polisi Buka Kelas Darurat

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:02 WIT

Tiga Tahun Belajar di Luar Papua, Lulusan ADEM Kembali dan Siap Raih Bangku Kuliah

Senin, 1 Juni 2026 - 17:47 WIT

Resmikan Asrama Rp12 Miliar di Timika, Bupati Intan Jaya Fokus Bangun SDM

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT