Dinkes Mimika Perkuat Validitas Data Gizi 26 Puskesmas untuk Percepat Penanganan Stunting

Ahmad

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan evaluasi sistem pencatatan gizi 26 puskesmas di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Rabu (17/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Suasana kegiatan evaluasi sistem pencatatan gizi 26 puskesmas di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Rabu (17/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika memperkuat sistem pencatatan dan pelaporan data gizi di 26 puskesmas sebagai langkah strategis mempercepat penanganan stunting di wilayah tersebut.

Upaya itu dilakukan melalui pertemuan penyegaran bagi petugas Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) atau Sigizi Kesga yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Diana, Timika, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari 26 puskesmas se-Kabupaten Mimika dengan tujuan memastikan data gizi balita tercatat secara akurat, cepat, dan dapat ditindaklanjuti sebagai dasar pengambilan kebijakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika, Sisma HL, mengatakan kegiatan itu menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman operasional pengelolaan data gizi di seluruh puskesmas sekaligus mencegah perbedaan penafsiran yang berpotensi menimbulkan bias data.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

“Selain itu juga untuk memastikan data gizi balita dapat digunakan sebagai dasar kebijakan penurunan stunting dan membangun komitmen bersama agar pencatatan gizi dilakukan dengan standar yang sama,” ungkapnya.

Menurutnya, validitas data menjadi faktor penting dalam menentukan efektivitas program intervensi pemerintah daerah untuk menekan angka stunting di Mimika.

Sisma menegaskan, data yang akurat saja tidak cukup apabila tidak disertai kelengkapan, kemutakhiran, dan konsistensi dalam proses pencatatan.

Ketiga aspek tersebut, kata dia, merupakan syarat utama agar data dapat dijadikan dasar perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program gizi yang dijalankan pemerintah daerah.

Baca Juga :  LKC Dompet Dhuafa Papua Akhiri Program Kesehatan Empat Tahun di Holtekamp

“Data harus sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, semua variabel gizi balita harus dicatat tanpa ada yang terlewat. Dan data yang disajikan harus up to date, di mana informasi harus mencerminkan keadaan terkini, bukan data lama,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa kualitas data sangat bergantung pada kompetensi petugas di lapangan. Karena itu, penanggung jawab pencatatan di setiap puskesmas wajib memiliki pemahaman yang sama terkait konsep dan variabel yang digunakan.

Dengan penyamaan standar tersebut, diharapkan data gizi balita yang dihasilkan menjadi lebih valid dan mampu mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Jayapura Jaring Masukan Publik, Benahi Tata Kelola Lewat Layanan Digital
Pemkab Mimika Bentuk TP2TB Kejar Target Eliminasi Tuberkulosis
Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit
PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria
PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria
Kasus Malaria Mimika Tembus 118 Ribu, YACP Dorong Media Jadi Penggerak Pencegahan
Pemuda Muslim Dorong Pelajar Jadi Agen Pencegahan Malaria di Mimika
Asap Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Amungsa Cares Papua Imbau Penggunaan Masker

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:32 WIT

RSUD Jayapura Jaring Masukan Publik, Benahi Tata Kelola Lewat Layanan Digital

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:35 WIT

Pemkab Mimika Bentuk TP2TB Kejar Target Eliminasi Tuberkulosis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:18 WIT

Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIT

PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:59 WIT

PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT