Organisasi Mahasiswa Mimika Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Kamis, 8 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak masa aksi dari Organisasi Mahasiswa Mimika menyampaikan aspirasinya di Kantor DPRD Mimika, Kamis (8/9/2022).

Tampak masa aksi dari Organisasi Mahasiswa Mimika menyampaikan aspirasinya di Kantor DPRD Mimika, Kamis (8/9/2022).

TIMIKA – Organisasi Mahasiswa di Kabupaten Mimika mendatangi kantor DPRD Mimika untuk melakukan demo tolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Kamis (8/9/2022).

Organisasi mahasiswa tersebut terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indinesia (GMKI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) cabang Mimika.

Adapun tiga tuntutan aksi yang disampaikan dalam demo tersebut yakni: pertama, menolak keputusan pemerintah terkait kenaikan harga BBM bersubsidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua, mendesak pemerintah menyelesaikan masalah mafia migas dan penegakan hukum yang adil. Ketiga, mendesak DPRD Mimika segera memberikan pernyataan sikap secara kelembagaan dan tertulis terkait kenaikan BBM kepada DPR RI.

Sementara itu, Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Mimika, Kristo dalam orasinya mengatakan bahwa kenaikan BBM bersubsidi sangat berimbas pada kenaikan harga transportasi di Timika, salah satunya tukang ojek.

Baca Juga :  Puluhan Rumah di Kampung Iwaka Terendam Banjir, Masyarakat Terpaksa Tidur di Badan Jalan

Dia menyebutkan, pasca kenaikan harga BBM, banyak tukang ojek di Timika yang menjerit lantaran penghasilan yang didapat tidak sebanding dengan penghasilan sebelumnya.

“Sekarang ojek sudah mahal di atas Rp15 ribu untuk jarak dekat di kota Timika. Inilah dampak kenaikan harga BBM,” seru Kristo.

Kenaikan harga BBM ini pun, kata Kristo, tidak hanya dirasakan tukang ojek namun berdampak pula pada mama-mama penjual sayur di pasar.

“Mama-mama mereka jual sayur dengan harga relatif murah, harus naik ojek yang sangat mahal, bahkan tak jarang jualan mereka tidak laku padahal harus naik ojek ke pasar,” ucapnya.

Baca Juga :  Awen Magai Ajak Masyarakat Kabupaten Puncak Jaga Suka Cita Natal

“Untuk itu saya tegaskan, kami akan menunggu tanggapan serius dari DPRD Mimika. Jika tidak, maka mahasiswa akan kembali melakukan aksi susulan,” tegasnya.

Selanjutnya menyikapi aksi demo tersebut, Anggota DPRD Mimika, Nurman Karupukaro dari Fraksi Gerindra menyampaikan kepada mahasiswa bahwa kenaikan harga BBM ini akan menjadi antensi.

“Besok kami akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama mahasiswa, Disperindag Kabupaten Mimika, dan pihak pertamina untuk memaparkan kenapa harga BBM naik,” ujarnya.

Nurman mengakui bahwa kenaikan harga BBM memang sangat berdampak pada perekonomian masyatakat di mana harga sembako pun akan naik dalam waktu dekat.

“Kita harap pemerintah melihat fenomena yang terjadi di lapangan akibat dampak dari kenaikan harga BBM,” harapnya menutup.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jubir OPM Buka Suara soal Penembakan 3 Pegawai di Jayawijaya
Nikolaus Alome Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Tidak Terlibat Perang Suku di Mimika
Pemuda Adat Papua Tolak PAPEDA Summit, Soroti Perdagangan Karbon
Bawa 27 Tuntutan, Mahasiswa dan Warga Mimika Demo di Kantor DPRK
Tiga Hari Galang Dana, Mahasiswa Papua Kirim Donasi untuk NTT
Layangkan Surat Terbuka, LBH TPRA Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional Kebakaran Hutan Biak
LMA dan FPHS Tsingwarop Kritik Menteri HAM, Desak Tak Ikut Campur Urusan Pengalihan Dana 10 Persen dari Freeport
Sambangi Tablanusu, Jose Alvan Ohei Bangun Mental dan Ekonomi Masyarakat Tanah Merah

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:13 WIT

Jubir OPM Buka Suara soal Penembakan 3 Pegawai di Jayawijaya

Minggu, 6 September 2026 - 21:16 WIT

Nikolaus Alome Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Tidak Terlibat Perang Suku di Mimika

Kamis, 3 September 2026 - 22:20 WIT

Pemuda Adat Papua Tolak PAPEDA Summit, Soroti Perdagangan Karbon

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:38 WIT

Bawa 27 Tuntutan, Mahasiswa dan Warga Mimika Demo di Kantor DPRK

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:17 WIT

Tiga Hari Galang Dana, Mahasiswa Papua Kirim Donasi untuk NTT

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT