Banjir dan Longsor di Tembagapura Merusak Jembatan Akses Tiga Kampung

Jefri Manehat

Senin, 28 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak jembatan gantung yang rusak akibat banjir dan longsor di Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah.

Tampak jembatan gantung yang rusak akibat banjir dan longsor di Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah.

MIMIKA – Tiga Kampung di Distrik Tembagapura Kampung Baluni, Kampung Jagamin dan Kampung Omponi (Arwanop) mengalami musibah banjir beserta longsor.

Kepala Distrik Tembagapura, Thobias Yawame, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Thobias menyampaikan, banjir beserta longsor terjadi sejak Jumat (25/8/2023) hingga Sabtu (26/8/2023), akibat curah hujan yang tinggi.

“Longsor terjadi sejak Jumat tanggal 25 tepat pukul 10.00 WIT dan berlangsung selama dua hari hingga Sabtu,” ujarnya melalui sambungan telepon, Senin (28/8/2023).

“Saat itu, terjadi hujan deras sejak pagi hari sampai sore sehingga membuat banjir dan longsor di tiga kampung tersebut,” imbuhnya.

Dalam musibah tersebut, kata Thobias, tidak ada korban jiwa. Namun, banjir dan longsor tersebut merusak 3 jembatan gantung yang menghubungkan ketiga kampung.

Tampak jembatan gantung yang rusak akibat banjir dan longsor di Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah.

Rusaknya ketiga jembatan itu juga membuat masyarakat di empat kampung kini terisolir karena jembatan tersebut merupakan akses bagi masyarakat untuk membeli bahan makanan dan mengambil hasil kebun.

Baca Juga :  11 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, Jadi Duta Keamanan

“Jadi, selain jembatan, kebun masyarakat juga rata disapu banjir dan longsor sehingga saat ini, masyarakat sangat membutuhkan bantuan dari Pemerintah,” ungkap Thobias.

Thobias mengaku, musibah tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Mimika untuk ditindaklanjuti.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:00 WIT

Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:41 WIT

MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:21 WIT

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT