Aparat Temukan Tas Berisikan Senpi dan Puluhan Amunisi di Pegunungan Bintang

Endy Langobelen

Minggu, 8 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senpi dan amunisi yang ditemukan di Kampung Medusit, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2023)

Senpi dan amunisi yang ditemukan di Kampung Medusit, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2023)

PEGUNUNGAN BINTANG – Tim Satgas Operasi Damai Cartenz 2023 kembali menemukan senjata api (senpi) beserta sejumlah amunisi di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Hal itu diungkapkan Wakapolres Pegunungan Bintang, Kompol Micha Toning Potty, melalui video konferensi pers yang diterima Galeripapua.com, Minggu (8/10/2023).

Kompol Micha menyampaikan, senpi dan amunisi tersebut ditemukan pada saat dilakukan penyisiran ulang oleh personel gabungan TNI-Polri Satgas Damai Cartenz 2023 dan Polres Pegunungan Bintang pada Minggu (8/10/2023) dini hari sekira pukul 01.00 WIT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan penyisiran yang dipimpin oleh Kabagops Satgas Damai Cartenz TNI Mayor inf Muh Syaldi Sabir itu dilaksanakan di sekitar lokasi markas KKB yang beberapa waktu lalu dilakukan penegakkan hukum hingga menewaskan 5 anggota KKB.

“Tepatnya di Kampung Medusit, Distrik serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Dalam penyisiran tersebut, telah ditemukan satu buah karung beras yang berisikan satu buah tas hijau,” jelas Micha.

Baca Juga :  Jenazah Praka Jumardi Korban Kontak Tembak di Puncak Telah Diterbangkan ke Sulawesi Selatan

Di dalam tas hijau itu, lanjut Micha, terdapat beberapa benda termasuk sebuah senpi dan puluhan amunisi.

“Di dalam tas hijau, terdapat 1 pucuk senpi jenis FN nomor seri 70.15742, 1 buah magasen pistol, 41 butir amunisi 5,56 mm, 9 butir amunisi 9 mm, 3 butir amunisi 38 mm,” papar Micha.

Selain itu, ada pun 1 kunci L, 1 buah Alkitab, 1 baret rajutan berwarna merah, dan 1 set baju loreng beserta celana.

“Di bajunya itu terdapat tulisan TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat) kemudian bendera (bintang kejora). Saat ini, kami masih melakukan pendalaman terhadap barang bukti tersebut,” terang Micha.

Sementara Kasatgas Humas Damai Cartenz 2023, AKBP Dr. Bayu Suseno, menyatakan bahwa senjata FN tersebut diduga milik pilot helikopter yang hilang kontak pada tahun 2019 lalu di Pegunungan Bintang.

“Satu pucuk senpi FN ini diduga merupakan senjata milik Kapten (CPN) Aris, Pilot Heli TNI AD yang hilang kontak pada tanggal 28 Juni 2019. Heli MI-17V5 HA-5138 tersebut hilang kontak di Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang,” ujar Bayu lewat keterangan tertulisnya via WhatsApp, Minggu (8/10/2023) siang.

Baca Juga :  Puncak Jaya Kondusif, Pj Gubernur Ribka Haluk: Setop Sebar Isu Hoaks

Bayu mengatakan, dengan ditemukannya senpi pistol FN ini, maka jumlah senpi yang berhasil diamankan dari kelompok almarhum Otobius Bidana Mimin (seorang Danyon di KKB Kodap 35 Bintang Timur) sebanyak 4 pucuk senpi.

“Jadi, total senpi yang bisa kita amankan dari kelompok Otobius Bidana Mimin sebanyak 4 Pucuk, terdiri dari 2 senpi panjang dan 2 senpi pendek jenis FN serta ratusan amunisi,” tandasnya.

Lebih lanjut Bayu menyampaikan bahwa situasi saat ini di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang relatif kondusif dan terkendali.

“Pihak TNI-Polri akan terus menjaga keamanan dan melakukan penegakkan hukum terhadap KKB yang mengganggu situasi Kamtibmas di wilayah Papua,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:00 WIT

Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:41 WIT

MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:21 WIT

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT