Aparat Berhasil Duduki Dua Markas KKB di Yahukimo

Endy Langobelen

Sabtu, 4 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat gabungan TNI-Polri menduduki markas KKB pimpinan Elkius Kobak. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2023)

Aparat gabungan TNI-Polri menduduki markas KKB pimpinan Elkius Kobak. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2023)

YAHUKIMO – Aparat gabungan TNI-Polri dari Satgas Ops Damai Cartenz-2023 behasil menduduki dua markas kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak.

Kedua markas KKB tersebut berada di Kali Ei dan Kali Brasa, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2023, Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani, mengatakan bahwa pihaknya berhasil menduduki kedua markas tersebut saat melakukan operasi penegakan hukum yang berlangsung sejak 30 Oktober 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi penegakan hukum dilakukan oleh aparat TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz 2023 (Satgas Nanggala, Satgas Gakkum dan Satgas Blukar) serta personel Polres Yahukimo, Kodim 1715 Yahukimo, dan Satgas Marinir Yonif 7/Lampung.

“Kami telah berhasil lakukan operasi gabungan di Yahukimo sejak tanggal 30 Oktober 2023 dan hingga hari ini (04/11/2023) kami telah berhasil menduduki 2 markas KKB pimpinan Elkius Kobak yaitu Markas Kali Ei dan Markas Kali Brasa,” jelas Faizal melalui keterangan tertulis yang diterima Galeriapapua.com pada Sabtu (4/11/2023).

Meski demikian, Faizal mengungkapkan bahwa anggota KKB Elkius Kobak berhasil lolos dari sergapan tersebut.

Baca Juga :  Pentolan KKB Paniai, Petrus Pekei Ditangkap Usai DPO 8 Tahun

“KKB kelompok Elkius Kobak yang berada di Kali Ei dan Kali Brasa Yahukimo berhasil lolos dari sergapan kami. Saat ini, kedua markas telah kami duduki dan hancurkan,” tuturnya.

Di samping itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2023, AKBP Dr Bayu Suseno, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah barang bukti yang berhasil disita dari kedua markas KKB tersebut.

Sejumlah barang bukti yang diamankan aparat gabungan TNI-Polri saat menduduki markas KKB pimpinan Elkius Kobak di Yahukimo. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2023)

“Sejumlah barang bukti yg berhasil kami sita antara lain Solarsel 4 unit; mesin Genset 6 unit; sejumlah senjata tajam berupa parang, panah, dan jubi; 2 buah HT/cas ht; 2 unit senapan angin; dan 1 stel pakaian loreng khas KKB,” papar Bayu.

“Selain itu, terdapat juga barang bukti berupa suntikan dan beberapa botol ampul serta sejumlah obat-obatan yang diduga hasil merampas dari tenaga kesehatan di Puskesmas Amuma Yahukimo yang beberapa waktu lalu dianiaya KKB saat sedang bertugas di sana,” imbuhnya.

Bayu menjelaskan bahwa pihaknya tidak dapat membawa seluruh barang bukti lantaran kondisi lokasi markas yang tidak memungkinkan.

Baca Juga :  Ban Pesawat Cargo Jayawijaya Dirgantara Bocor saat Landing di Wamena

“Pertimbangan posisi markas berada diantara 2 ketinggian sehingga tidak memungkinkan untuk membawa seluruh barang bukti, maka sebagian barang bukti langsung kami musnahkan di TKP,” terang Bayu.

Lebih lanjut Bayu menegaskan bahwa Satgas Damai Cartenz 2023 akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap KKB yang berada di sekitar Kota Dekai Yahukimo.

“Kami akan terus lakukan pengejaran dan akan kami hancurkan markas KKB lainnya yang berada di sekitar Kota Dekai, Yahukimo,” tandas Bayu

Senada dengan itu, Waka Ops Damai Cartenz 2023, Kombespol Ardiansyah Daulay, menyebutkan bahwa upaya penegakan hukum terhadap Markas KKB pimpinan Elkius Kobak di Kali Ei dan Kali Brasa Yahukimo adalah bentuk hadirnya pemerintah dalam memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat.

“Ini merupakan wujud hadirnya negara di Yahukimo agar situasi kamtibmas dapat terwujud dengan baik,” tuturnya.

Daulay juga menegaskan, aparat gabungan TNI-Polri Ops Damai Cartenz dan polres Yahukimo serta Kodim 1715 Yahukimo dan Satgas Marinir Yonif 7 Yahukimo akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap Markas KKB lainnya yang berada di pinggiran Kota Dekai, Yahukimo.

“Kami akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap KKB di Kabupaten Yahukimo yang selama ini kerap melakukan tindak kekerasan terhadap masyarakat di Kabupaten Yahukimo,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT