Hari Lingkungan Hidup 2024, PTFI Lakukan Penghijauan Tambang Terbuka Grasberg

Endy Langobelen

Jumat, 17 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Teknik Tambang (KTT) PTFI Carl Tauran menanam bibit pohon Rhododendron sp, di area reklamasi Grasberg PTFI. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

Kepala Teknik Tambang (KTT) PTFI Carl Tauran menanam bibit pohon Rhododendron sp, di area reklamasi Grasberg PTFI. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten Mimika melakukan Aksi Penghijauan di Kawasan Grasberg pada ketinggian 4.300 meter di atas permukaan laut (mdpl) di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (15/5/2024).

Penghijauan Kawasan Grasberg menjadi rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 di Kabupaten Mimika.

Kepala Teknik Tambang (KTT) PTFI, Carl Tauran mengungkapkan aksi penghijauan merupakan program reklamasi batuan penutup PTFI yang menjadi bagian dari Rencana Reklamasi Lima Tahunan sejak tahun 1999 silam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekaligus komitmen perusahaan dalam mengelola lingkungan hidup baik selama masa operasi dan juga pasca-tambang terbuka Grasberg,” kata Carl Tauran dalam keterangan tertulis yang diterima GaleriPapua.Com, Jumat (17/5/2024) malam.

Penghijauan Kawasan Grasberg, disisi lain, merupakan komitmen PTFI dalam pengelolaan dampak lingkungan atas kegiatan penambangan terbuka Grasberg yang telah diakhiri tahun 2020.

Hingga akhir tahun 2023, total area timbunan batuan penutup Grasberg yang telah direklamasi PTFI seluas 507 hektar.

Baca Juga :  3 Jenazah Korban Penyerangan KKB di Paniai Dievakuasi ke Nabire

Penghijauan Kawasan Grasberg melibatkan 200 orang. Mereka merupakan perwakilan karyawan PTFI, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, perwakilan tokoh agama di Tembagapura dan komunitas istri karyawan.

Sebanyak 400 bibit ditanam di kawasan seluas 1 hektare. Tumbuhan yang ditanam ialah beragam tumbuhan endemik di ekosistem Alpine Pegunungan Tengah Papua seperti coprosma brassii, olearia sp., Rhododendron sp., Tasmania piperita., Cyatea sp., dan Papuacalia sp.

Upaya pengelolaan dampak lingkungan PTFI melalui kegiatan reklamasi juga dilakukan di kawasan pengendapan tailing.

Sampai saat ini, kawasan pengendapan tailing seluas 762 hektare telah direklamasi dan 930 hektare kawasan di muara Sungai Ajkwa telah ditanami dengan spesies mangrove.

Tanggung jawab PTFI dalam pemulihan lahan tidak hanya dilakukan di wilayah Ijin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) saja tetapi juga membantu pemerintah dengan melakukan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung di wilayah Jayapura.

Kawasan seluas 2.338 hektare telah ditanami dengan bibit tanaman hutan dan buah-buahan dari total 4.232 hektare dengan target penanaman sampai tahun 2025.

Baca Juga :  DPRK Soroti Sengketa Tanah di Mimika: Jangan BPN Dimanfaatkan Mafia Tanah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Frans Kambu menyebut penanaman bibit di Kawasan Grasberg adalah langkah yang efektif dalam menekan dampak perubahan iklim.

“Upaya yang kita lakukan hari ini berkontribusi dalam penurunan emisi. Saya harap, kepedulian bersama yang kita lakukan hari ini, tidak berhenti sampai disini,” kata Frans Kambu.

Lebih lanjut, dia berharap kegiatan penghijauan yang dilaksanakan PTFI dapat menginspirasi instansi lain dan masyarakat di wilayah Kabupaten Mimika dalam melestarikan lingkungan.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 mengambil tema Land Restoration, Desertification and Drought Resilience (“Restorasi Lahan, Penggurunan, dan Ketahanan terhadap Kekeringan”).

Setelah penghijauan Grasberg, peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024 dilanjutkan dengan kompetisi, talk show, sharing session, pelepasliaran satwa endemik Papua, dan agenda lainnya.

Acara puncak Hari Lingkungan Hidup PTFI 2024 direncanakan akan dilaksanakan pada 10-12 Juli mendatang di Gedung Eme Neme Yauware Timika, melalui penyelenggaraan Expo Lingkungan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
PAPEDA Summit 2026 Dorong Masyarakat Adat Jadi Penentu Arah Pembangunan Papua
SMA Negeri 1 Sentani Juarai Lintas Alam Cycloop Perdana
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Meriahkan HUT RI, LMA Puncak Gelar Jalan Sehat: Serukan Ilaga Aman dan Damai
Timika Fest 2026 Meriah, Ribuan Warga Padati Konser Kemerdekaan di Mimika
Kapolres Cup Adu Skill Barista di Mimika, Kopi Papua Jadi Arena Kompetisi
Lomba Rakyat di Waena, Pemuda Heram dan Kepala Suku Ohee Hidupkan Semangat HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:02 WIT

PAPEDA Summit 2026 Dorong Masyarakat Adat Jadi Penentu Arah Pembangunan Papua

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:15 WIT

SMA Negeri 1 Sentani Juarai Lintas Alam Cycloop Perdana

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:40 WIT

Meriahkan HUT RI, LMA Puncak Gelar Jalan Sehat: Serukan Ilaga Aman dan Damai

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:57 WIT

Timika Fest 2026 Meriah, Ribuan Warga Padati Konser Kemerdekaan di Mimika

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT