Longsor di Tembagapura Mimika, 7 Orang Meninggal Dunia

Endy Langobelen

Minggu, 14 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para keluarga di antara ketujuh jenazah korban bencana longsor di sekitaran area Wini atau kepala air, Mile 69, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Minggu (14/7/2024). (Foto: Istimewa/Facebook @ampox)

i

Para keluarga di antara ketujuh jenazah korban bencana longsor di sekitaran area Wini atau kepala air, Mile 69, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Minggu (14/7/2024). (Foto: Istimewa/Facebook @ampox)

MIMIKA – Peristiwa bencana longsor melanda kawasan pendulangan emas tradisional di sekitaran area Wini atau kepala air, mile 69, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Minggu (14/7/2024).

Informasi yang dihimpun Galeripapua.com, peristiwa bencana longsor itu mengakibatkan 7 orang meninggal dunia.

Kapolsek Tembagapura, AKP Jevri Hengky Jeremia Kabuare, saat dikonfirmasi via telpon WhatsApp, membenarkan ada insiden tersebut.

Dikatakan bahwa berdasarkan laporan dari masyarakat yang berada di lokasi kejadian, peristiwa longsor tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Kapolsek juga membenarkan adanya korban jiwa sebanyak 7 orang.

Baca Juga :  OPM Bertanggung Jawab atas Penyerangan di Yahukimo, Sebut Korban Anggota Militer

“Iya, 5 dewasa terdiri di 4 pria dan 1 wanita. Kemudian 2 anak-anak balita berumur 3 tahun atau 5 tahun kalau tidak salah,” ujar AKP Jevri.

Terkait identitas korban, AKP Jevri menyebut pihaknya masih melakukan proses pengumpulan data.

“Secara identitas, kami lagi mengumpulkan data. Sampai sekarang, belum ada informasi yang jelas,” tuturnya.

Dia juga menyampaikan, saat ini, para korban telah dievakuasi oleh masyarakat setempat.

“Korban dimaksud sudah dievakuasi oleh masyarakat yang berada di situ karena wilayah tempatnya itu cukup ekstrem sehingga masyarakat itu yang mengevakuasi korban dari bencana longsor tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Masuk Pekan Suci, Bupati Mimika: Jangan Ada Kekacauan

“Untuk langkah-langkah dari kepolisian, kami terus melakukan upaya-upaya terhadap masyarakat yang terkena dampak tersebut dengan langkah-langkah berkomunikasi dengan masyarakat yang memberikan update tentang kejadian itu,” imbuhnya.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa selama ini, pihaknya telah memberikan imbauan kepada masyarakat yang kerapa melakukan aktivitas di tempat-tempat yang memiliki potensi bencana.

“Tidak bosan-bosannya kami menyampaikan hal itu. Namun, ya secara kita lihat, kita punya masyarakat ini kan memang punya mata pencahariannya di situ sehingga bencana itu terjadi dan mengakibatkan korban jiwa,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika
Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus
Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah
Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol
Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap
Yahukimo Memanas, Kontak Senjata Berujung Korban Jiwa
LBH Papua Pos Sorong Soroti Mandeknya Kasus Dugaan Penyiksaan Warga oleh Oknum Polisi
Kejari Mimika Pulihkan Hak Korban Pencurian, Sepeda Motor Dikembalikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:01 WIT

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:54 WIT

Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:12 WIT

Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:08 WIT

Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:59 WIT

Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap

Berita Terbaru

Komisi II DPRK Mimika melakukan kunjungan kerja ke Distrik Wania untuk meninjau keluhan warga, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa)

DPR

Komisi II DPRK Mimika Tinjau Keluhan Warga di Wania

Minggu, 1 Feb 2026 - 17:23 WIT

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT