MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah mengirim tim mitigasi pasca longsor di Distrik Tembagapura yang menelan tujuh korban pada Minggu tanggal 14 Juli lalu.
Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan tim mitigasi dikirim ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan terhadap bencana yang telah terjadi serta menganalisa kejadian susulan yang kemungkinan terjadi dan menyiapkan perencanaan penanganannya.
Berdasarkan prediksi, dikatakan bahwa terdapat beberapa titik yang dikhawatirka, mengingat intensitas curah hujan di Mimika cukup tinggi. Akan tetapi, longsor hanya terjadi pada satu titik dan menelan korban.
“Sejak kejadian itu, tim mitigasi dari Pemerintah dan PTFI sudah diterjunkan ke lokasi bencana longsor untuk melakukan penanganan, termasuk memberikan sosialisasi dan imbauan bagi masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di daerah-daerah rawan berdasarkan pemetaan tim,” ujar John, Senin (15/7/2024).
John mengimbau kepada masyarakat, terutama para pendulang, agar tidak melakukan aktivitas lagi di lokasi tersebut khususnya pada musim hujan dan tidak membuka area baru untuk mendulang demi keselamatan.
Sebagai informasi, korban yang dinyatakan meninggal dunia dalam musibah longsor tersebut yakni Alex Dang, laki-laki berusia 40 tahun; Eminus Dang, laki-laki usia 30 tahun; Atiu Wamang, laki-laki usia 30 tahun; Demiante Numang, laki-Laki usia 30 tahun; Kogoya Mina, perempuan berusia 30 Tahun; Pekinus Wamang, laki-laki berusia 5 tahun; dan Alince Dang, perempuan berusia 5 tahun.
Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46










